Home MotoGP Dikritik Pindah Karena Pajak, Marc Marquez Angkat Bicara

    Dikritik Pindah Karena Pajak, Marc Marquez Angkat Bicara

    SHARE
    Marc Marquez, 2014 DTX Barcelona Superprestigio
    Marc Marquez, 2014 DTX Barcelona Superprestigio

    MESINBALAP.com – Bukan hanya Marc Marquez, fenomena pindah negara bagi para public figure berpenghasilan tinggi bukan hal baru lagi. Ada banyak pebalap MotoGP berpenghasilan Milyaran rupiah melakukan hal yang sama.

    Sebut saja Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo memilih tinggal di Swiss daripada di negara asalnya. Demikian pula, pesaing MotoGP lainnya Valentino Rossi yang pindah dari Tavullia, Italia ke London, Inggris pada tahun 2000-an.

    Rumor rencana kepindahan pria kelahiran Carvera, untuk menghindari pajak penghasilan yang tinggi di Negara asalnya, Spanyol, santer beredar. Benarkah demikian? Marc Marquez akhirnya angkat bicara.

    Dengan alasan ingin tinggal sendiri, pebalap kelahiran 17 Februari 1993 memilih negara Andorra, karena negara itu kerap dikunjunginya. “Saya sudah 21 tahun, sudah waktunya memiliki tempat tinggal sendiri dan pilihannya Andorra. Dalam setahun saya berkali-kali ke Andorra,” Ujar Marquez.

    Alasan memilih Andorra, bukan hanya karena seingnya rider Honda ini mengunjungi negara dengan pajak rendah itu, melainkan jaraknya yang sangat dekat hanya 120 km dari rumahnya di Carvera.

    Alasan ketiga, karena Andorra sangat tepat dijadikan tempat untuk berlatih. “Tempat itu sangat cocok untuk menjaga fisik terutama saat musim dingin,” tegasnya.

    Tiga alasan Marc Marquez itu membantah gonjang-ganjing rumor yang beredar, kalau kepindahannya untuk menghindari pajak yang tinggi di Spanyol adalah keliru. Bahkan Marquez menyatakan bahwa ia akan terus membayar pajak Spanyol seperti biasa, yang berarti dia menjaga residensi Spanyol.

    “Banyak kritik yang diarahkan ke saya atas keputusan ini. Sebagai olahragawan Anda tidak pernah tahu berapa lama karir Anda akan bertahan. Ketika saya masih 19 hampir pada titik meninggalkan balap motor”, tambah Marc.

    “Berkat dokter saya bisa kembali balap. Selama minggu terakhir saya tidak merasa baik jadi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mendukung saya dan keluarga saya. Satu-satunya hal yang saya ingin lakukan adalah terus menikmati diri sendiri dan balap,” pungkasnya.

    KOMENTAR