Bahan Bakar Ducati Dikurangi, Ini Komentar Rossi

    Bahan Bakar Ducati Dikurangi, Ini Komentar Rossi

    SHARE

    Rossi Qatar 2015 RACMESINBALAP.com – Mengenai pengurangan bahan bakar Ducati dari 24 liter menjadi 22 liter, Rossi pun ikut berkomentar. The Doctor berpendapat bahwa pengurangan bahan bakar ini tidak akan mempengaruhi Ducati sama sekali. Sebab saat ini Ducati memang sedang on fire. Jadi bagaimanapun juga, mereka pasti akan terus berjuang untuk meraih podium lain di race-race selanjutnya.

    Menurut Rossi, peraturan balap motor yang aneh dan tidak adil semacam ini cuma ada di MotoGP. Biasanya dalam balapan, jika sebuah tim ingin maju maka mereka harus meningkatkan performa teknisnya agar bisa menghasilkan kecepatan yang cukup untuk bertarung didepan.

    Tapi untuk mendapatkan berbagai keringanan, itu hanya terjadi di MotoGP. Di Indycar, F1 maupun Nascar, kebijakan seperti ini tidak ada, tim yang under-perform jika ingin menang harus berusaha dengan kemampuannya sendiri dan tidak akan mendapatkan tunjangan bahan bakar atau yang lainnya.

    Kenyataannya walaupun bahan bakar Ducati telah dikurangi 2 liter, tetap saja mereka masih unggul 10% lebih banyak dari dari Yamaha dan Honda. Selama ini Ducati mendapatkan konsesi bahan bakar karena mereka tidak pernah memenangkan satu balapan pun dalam dua tahun terakhir.

    “Peraturan ini sangat tidak adil karena sekarang Ducati sangat cepat, jadi aku tidak mengerti kenapa mereka masih mendapatkan keuntungan ini”, kata Rossi. “Tahun lalu mungkin ya, tapi sekarang mereka sama cepatnya seperti kami dengan ban balap kami, jadi aku tidak mengerti kenapa mereka juga memiliki ban lunak.”

    Rossi Qatar QP

    “Dan sekarang jika mereka memenangkan balapan atau mendapatkan sejumlah podium, mereka hanya kehilangan 2 liter yang masih menyisakan 22 liter, itu tidak berpengaruh sama sekali. Dan mereka juga punya ban lunak untuk kualifikasi.”

    Kebijakan konsesi oleh penyelenggara MotoGP dimaksudkan untuk membantu tim pabrikan yang lemah atau pendatang baru agar segera bisa menandingi dominasi Honda dan Yamaha. Namun sepertinya sekarang peraturan itu telah menciptakan ketidakadilan yang menguntungkan bagi Ducati.

    KOMENTAR