Jelang Kejurnas MotoPrix Sirkuit Manahan Solo 2015: Dilarang Pakai Ban Gundul

    Jelang Kejurnas MotoPrix Sirkuit Manahan Solo 2015: Dilarang Pakai Ban Gundul

    SHARE
    Jelang Kejurnas MotoPrix 2015, Sirkuit Manahan Solo
    Jelang Kejurnas MotoPrix 2015, Sirkuit Manahan Solo

    MESINBALAP.com – Putaran ketiga seri balap MotoPrix Region 2 berlangsung di sirkuit Manahan Solo Jawa Tengah, Minggu (29/04/2015). Dari pantauan Mesinbalap beberapa team memang sudah menyiapkan diri jauh-jauh hari, sebagai pemanasan menuju kejurnas MotorPrix.

    Team GnG Rock N Roll asal Purbalingga Jawa Tengah sudah menabuh gendrang perang ke team lain, tinggal menunggu tiupan pluit dari sang komandan. Mengandalkan trio Irfan kebumen, Agung Purbalingga dan Doohan Tangerang.

    Doohan
    Doohan

    Nah nama yang terakhir ini yang siap memberi kejutan.. pemuda asal Propinsi Jambi yang hijrah ke pulau Jawa, konon katanya di tempatnya dia dulu (Jambi) sudah tidak ada lawan yang seimbang. Di pulau Jawa pun nama Doohan bersinar seperti lampu neon 30 watt, sempat beberapa kali menjuarai event nasional dan tahun kemarin terpilih mengikuti Yamaha Asean Cup Race.

    “Ini memang pertandingan yang saya tunggu, sekarang ini saya fokus ke gaya balap saya. Kondisi motorr siap tempur, target hari ini masuk tiga besar”, ungkap Doohan.

    Dari team Bien Racing asal Kota Bogor ada Reynaldi Pradana atau Rere, pemuda 18 tahun asal Propinsi Jawa Barat tampil gemilang sebagai Wild Card di salah satu event daerah langkah awal buat Rere menuju ke kejuaraan bersekala Nasional yaitu MotoPrix.

    Kejurnas MotorPrix Sirkuit Manahan Solo 2015
    Kejurnas MotorPrix Sirkuit Manahan Solo 2015

    Melihat bakat dan kemampuan serta harapan kedepanlah yang menjadi alasan team menerjunkan rere ke MotoPrix. Basyirudin Samhan rekan satu team Rere, pembalap muda yang jempolan pada tahun 2013 itu pernah lolos seleksi Shell Advence Asia Talent Cup. Sempat terpuruk karena cidera dan sekarang sedang berusaha bangkit lagi.

    Sesuatu yang baru pada kejurnas kali ini semua peserta dilarang keras menggunakan ban slick atau ban yang gundul kayak tuyul dan mbak yul itu. Alasanya dikarenakan bukan sirkuit permanent. Banyaknya jumlah peserta luar jawa tengah juga akan menjadi keseruan tersendiri hari ini.

    Reynaldi Pradana
    Reynaldi Pradana

    Sekarang kan aturannya beda ama tempoe doeloe, kalo dulu hanya team yang punya uang saja yang bisa mengikuti event nasional, lompat sana sini, ngegas sana sini selebihnya team kecil tapi punya pembalap yang berbakat hanya bisa gigit jari.

    Ada pun kelas yang menggunakan sistem point adalah Kelas Bebek 4T TU 125cc Seeded (mp 1), Kelas Bebek 4T TU 110cc sedeed (MP2) Kelas Bebek 4T TU 125cc Pemula A (MP5) dan Kelas Bebek 4T TU 110cc Pemula A (MP4).

    Adapun Kelas Pendukung yakni Kelas Bebek 4T STD 125cc Pemula B (MP5) dan Kelas Bebek 4T STD 125cc Pemula B ( MP6). Motor sama pembalap ditimbang juga lho….Besar kecil team sekarang semua bisa ikut. Ok bro… bravo buat buat dunia balap Indonesia. Selamat bertanding, junjung tinggi sportifitas.

    KOMENTAR