MotoGP Austin 2015: Race Sampai Usia 40? Rossi Bilang OK

    MotoGP Austin 2015: Race Sampai Usia 40? Rossi Bilang OK

    SHARE

    Valentino RossiMESINBALAP.com – Valentino Rossi meyakini bahwa dirinya bisa tetap kompetitif di MotoGP sampai usia 40 jika dia bisa tetap menjaga levelnya saat ini. Pembalap usia 36 tahun itu sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk pensiun ketika di tahun-tahun lalu penampilannya tak kunjung membaik. Tapi sekarang The Doctor malah pasang kuda-kuda untuk membangkitkan karirnya lagi.

    Musim 2014 lalu, Rossi menyelesaikan klasemen di urutan kedua – dibelakang juara dunia Marc Marquez – dan berhasil meraih kemenangan gemilang di seri pembuka tahun ini di Losail, Qatar. Dia percaya bahwa mentalitas yang kuat dan pendekatan yang baik memiliki dampak yang jauh lebih signifikan daripada usia fisik.

    “Aku merasa senang. Aku memiliki motivasi yang baik. Aku menyukai pekerjaanku karena itu juga passionku, seperti semua orang di sini,” kata Rossi. “Bagiku jika kau memiliki kehidupan yang baik dan melakukan latihan yang baik, kau bisa terus membalap di puncak sampai usia 40 tahun atau lebih. Ini bukan seperti atletik.”

    “Yang menjadikan hal berbeda adalah motivasi dan konsentrasi. Aku pikir motivasi memiliki pengaruh paling besar.” Rossi merasa senang karena race telah banyak berubah dari sebelumnya. Dia mengatakan bahwa kedekatan balap di era sekarang ini juga membantunya untuk kembali mendapatkan inspirasi di sesi ke-16-nya di MotoGP.

    “Dahulu saat bersama Stoner dan Lorenzo adakalanya balapan (salip-menyalip) terhenti setelah tiga lap. Itu adalah hal yang sulit dan membosankan. Sekarang karena suatu alasan hal itu berubah dengan adanya Marc, sekarang jadi lebih banyak pertempuran dan strategi sampai akhir.”

    Rossi Sepang

    The Doctor memprediksi akan adanya persaingan ketat tiga tim di MotoGP 2015 ini, khususnya setelah kebangkitan Ducati yang berhasil mengirim duo ridernya untuk ikut nimbrung di podium, bahkan sampai lupa memberi tempat pada Lorenzo yang menjadikannya terpaksa finish di urutan keempat.

    “Level ini, antara Honda, Ducati and Yamaha akan berubah setiap minggunya di racetrack yang berbeda karena setiap motor punya titik kekuatan dan kelemahannya masing-masing,” kata Rossi.

    Menurut rider Italia tersebut, untuk tetap memuncaki klasemen, seorang pembalap harus bisa berkonsentrasi menemukan hari yang tepat untuk go all out dan menang. Tapi yang tak kalah pentingnya adalah untuk mendapatkan sejumlah poin di minggu yang sulit, dan di lintasan yang sulit.

    KOMENTAR