Sergio Perez Hadapi Tahun yang Menyakitkan

    Sergio Perez Hadapi Tahun yang Menyakitkan

    SHARE

    Sergio PerezMESINBALAP.com – Pembalap F1 Sergio Perez mengaku bahwa dirinya merasa pesimis lantaran upgrade untuk mobilnya Force India VJM08 tak kunjung tiba dan telah mengalami penundaan kedua setelah sebelumnya juga ditunda.

    Menurut pembalap asal Meksiko tersebut, jika setelah diupgrade nanti mobilnya tetap tak mampu kompetitif, maka tak diragukan lagi bahwa ini akan jadi tahun yang menyakitkan bagi dirinya.

    Pesimisme bukan cuma menerpa Perez tapi juga rekan satu timnya Nico Hulkenberg yang tak dapat menemukan harapan dalam menghadapi race-race mendatang. Mereka telah menunggu terlalu lama untuk peningkatan yang mereka inginkan pada VJM08, dan sekarang mereka masih harus menunggu lebih lama lagi.

    Jadwal perbaikan mobil yang sebelumnya sudah molor hingga race kelima di Spanyol kini tertunda lagi sampai putaran kedelapan di Austria, tak heran jika kedua pembalap tersebut merasa menderita. Tentunya mereka akan bosan jika diasapi terus-menerus.

    Membayangkan setengah musim akan berlalu sebelum kedatangan upgrade, ini dirasa berat bagi Perez. Menurutnya, menjaga motivasi itu sangat sulit jika dia harus tetap mengendarai mobil yang hanya bisa bertarung untuk berada di urutan belakang.

    “Rasanya sungguh sulit untuk tetap termotivasi. Terjun ke perlombaan dan mengetahui bahwa itu akan sangat sulit tanpa adanya keuntungan apapun bukanlah hal yang mudah bagi seorang pembalap, tetapi kau harus bersikap profesional dan tetap melakukan pekerjaanmu seperti seolah kau akan menang.”

    “Hal ini membuat frustrasi mengingat bahwa kami tidak memiliki mobil yang kompetitif yang dapat membawa kami ke titik kecepatan murni. Ini benar-benar sulit, tapi sebetulnya itu tak mengubah apapun pada diri seorang pembalap. Kau harus tetap memberikan upaya terbaikmu dari minggu ke minggu.”

    “Kau berada di posisi dimana kau sangat mudah untuk melakukan kesalahan, kehilangan kendali karena mobil yang sangat sulit dengan degradasi dan kelemahan-kelemahannya. Mulai sekarang kami akan menghadapi balapan yang keras, tapi memang itulah kenyataan saat ini.”

    “Kami sudah berjuang untuk posisi-posisi akhir, tapi siapa yang tahu kemungkinan yang dapat terjadi dalam perlombaan dan entah apakah kami bisa mencetak poin atau tidak.”

    “Jika kami membuat langkah yang tepat, maka mungkin kami masih bisa memiliki tahun yang baik, tetapi akan ada banyak balapan yang harus dilalui setelah itu, butuh banyak waktu untuk pemulihan, tetapi jika kami tidak membuat kemajuan yang kami harapkan, maka ini akan menjadi tahun yang sangat menyakitkan.”

    KOMENTAR