MotoGP Amerika 2015: Terserang Bronkitis, Lorenzo Tetap Fight

    MotoGP Amerika 2015: Terserang Bronkitis, Lorenzo Tetap Fight

    SHARE
    Jorge Lorenzo, Q2 MotoGP Austin, Sabtu 11 April 2015 - Courtesy Yamaha Racing
    Jorge Lorenzo, Q2 MotoGP Austin, Sabtu 11 April 2015 – Courtesy Yamaha Racing

    MESINBALAP.com – Merasa fisik sangat lemah saat mengendarai motor di cuaca dingin, dokter bilang Lorenzo menderita penyakit bronkitis. Ini benar-benar bukan saat yang tepat bagi rider asal Spanyol tersebut untuk sakit karena GP Amerika sudah didepan mata.

    Menurutnya, masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan pada motornya, tapi untuk saat ini dia harus memulihkan kondisi fisiknya terlebih dahulu.

    Mau tak mau penyakit yang menyerang Lorenzo ini akan menjadi titik kemunduran keduanya di awal musim ini setelah seri sebelumnya dia hanya berhasil finish keempat di Losail, Qatar. Selama ini Lorenzo selalu berangan untuk bertarung memperebutkan gelar juara dunia dengan jagoan Repsol Honda, Marc Marquez.

    “Ketika kami berdua berada dalam kondisi terbaik, aku yakin bahwa Marc dan aku punya sedikit keunggulan dibandingkan pembalap yang lain,” kata Lorenzo usai saat free practice 2 Jum’at lalu.

    Sebetulnya waktu di Qatar Lorenzo sedang bertarung untuk kemenangan, namun akhirnya ia melambat ketika pandangannya sedikit terhalang oleh headlining yang rusak dalam helmnya. Itulah kenapa dia hanya bisa finish di urutan keempat. Dia sempat menegaskan bahwa dirinya menghadapi race di COTA dengan “mental juara.”

    Namun Lorenzo saat ini sedang terserang bronkitis, sebuah pukulan yang bisa menurunkan performanya saat race. Jika dia akan fight untuk dapat podium, maka dia akan lebih mengandalkan semangatnya dan bukan kondisi fisiknya yang kurang fit.

    “Itu adalah hari yang sangat sulit bagiku, aku merasa sangat buruk,” kata Lorenzo. “Kondisi fisikku tidak baik sama sekali. Aku terkena flu dan aku sudah meminum beberapa antibiotik karena aku merasa sakit. Aku tidak bisa bekerja secara normal karena aku merasa sangat lelah.”

    “Para dokter bilang padaku bahwa itu adalah penyakit bronkitis dan aku sangat menderita ketika naik motor. Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada motor, tapi pertama-tama aku harus pulih dulu. Aku minta maaf karena hari ini kami tidak bisa meningkatkan kecepatan dan aku tidak bisa bersaing.”

    KOMENTAR