Bisa Nempel Rossi di Argentina, Mimpi Dovi Jadi Kenyataan

    Bisa Nempel Rossi di Argentina, Mimpi Dovi Jadi Kenyataan

    SHARE
    Andrea Dovizioso - MotoGP Argentina 2015
    Andrea Dovizioso – MotoGP Argentina 2015

    MESINBALAP.com – Pembalap Ducati Andrea Dovizioso kembali mengantongi 20 poin setelah meraih posisi runner-up ketiganya secara berturut-turut di musim ini, di MotoGP Argentina, Minggu kemarin.

    Rider Italia tersebut mendapatkan kesempatan untuk sekali lagi menyabet podium kedua setelah jagoan Repsol Honda Marc Marquez harus keluar dari race di dua lap terakhir saat dia kalah bertarung melawan sang juara Valentino Rossi. Dan tambahan satu keberuntungan ini jelas semakin mengukuhkan konsistensi generasi baru GP15 di ajang balap MotoGP musim ini.

    Dovizioso hanya tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen, Rossi, setelah melalui tiga race pertamanya dengan selalu melesat jauh dan dia mengaku sangat senang dengan hasilnya di trek Termas de Rio Hondo pada hari Minggu.

    “Aku sangat senang. Terutama untuk mendapatkan hasil ini di sini. Tahun lalu aku banyak mengalami kesulitan dan selama latihan akhir pekan ini aku cukup cepat, tapi tidak seperti saat di Qatar dan Austin,” kata Dovizioso.

    “Tapi kami sudah bekerja keras dan menghadiri balapan dengan set-up yang tepat untuk sasis dan elektronik. Ini bekerja sangat baik untuk balap cepat tapi juga menghemat ban.”

    “Ini adalah kunci untuk bisa mengikuti Valentino hampir di sepanjang balapan. Tetapi pada akhirnya dia menjatuhkan lap time lagi, 39,0, aku tak mungkin bisa mengejarnya. Tapi aku benar-benar senang,” tambahnya.

    Rossi ditempel Dovi di GP Argentina, Minggu 19 April 2015
    Rossi ditempel Dovi di GP Argentina, Minggu 19 April 2015

    Dovizioso mengatakan bahwa dirinya bisa mengawali musim ini dengan sangat kompetitif bersama GP15 adalah merupakan sebuah “mimpi yang jadi kenyataan”, dan sekali lagi dia mengekspresikan rasa terimakasihnya kepada tim atas segala kerja keras mereka.

    “Kedua, atau ketiga jika Marc tidak crash, dan sangat dekat dengan Valentino adalah sebuah mimpi yang jadi kenyataan karena motor ini sangat baru dan kami berada di urutan kedua di klasemen, tertinggal enam poin setelah awal musim yang luar biasa oleh Valentino. Kami sangat dekat!” Katanya.

    “Terima kasih kepada tim karena atmosfir yang sempurna untuk mendapatkan hasil terbaik, dan Ducati telah melakukan pekerjaan yang sangat bagus karena motor telah bekerja dengan begitu baik di setiap lintasan yang pernah kami kunjungi.”

    KOMENTAR