Lamborghini Batasi Produksi Bayinya, Aventador LP 750-4 SV, Hanya Sampai 600 Unit

    Lamborghini Batasi Produksi Bayinya, Aventador LP 750-4 SV, Hanya Sampai 600 Unit

    SHARE
    Lamborghini Aventador LP 750-4 SuperVeloce di Shanghai Motor Show 2015
    Lamborghini Aventador LP 750-4 SuperVeloce di Shanghai Motor Show 2015

    MESINBALAP.com – Lamborghini memanfaatkan momen Shanghai Auto Show minggu ini untuk menandai sembilan tahun launchingnya di China, tapi yang lebih menarik bagi audiens global adalah adanya konfirmasi dari CEO Stephan Winkelmann bahwa bayi terbaru dari perusahaan, Aventador LP 750-4 SuperVeloce, hanya akan lahir ke seluruh dunia dalam jumlah 600 unit.

    Aventador LP 750-4 SuperVeloce mengawali debutnya hampir dua bulan yang lalu di Geneva, dan itu baru model keempat dalam sejarah 50 tahun Lamborghini yang hadir dengan ikon “SV”, tiga model sebelumnya adalah Miura, Diablo dan Murcielago.

    Kehadiran mobil ini dalam edisi terbatas tentu tak akan menyedihkan banyak orang, khususnya bagi mereka yang berkantong tipis, mengingat harganya yang mencapai $493.069 atau sekitar Rp 6,3 miliar.

    Lamborghini sejauh ini hanya memasang label “SV” pada mobil-mobilnya yang paling ekstrim. Dan demi menjaga etos tersebut, Aventador LP 750-4 SV mendapatkan serangkaian modifikasi yang semuanya itu ditujukan untuk mengangkat performanya. Power sudah ditingkatkan sebesar 49 HP diatas versi reguler Aventador, sementara beratnya sudah dikurangi 49,8 kg dan downforce-nya juga berhasil digenjot berkat fitur aero yang baru.

    Dengan total tenaga 739 HP (atau 750 HP dalam metrik), Aventador LP 750-4 SuperVeloce mampu menghasilkan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu hanya 2,8 detik dan kecepatan puncaknya melampaui 350 km/jam.

    Lamborghini Aventador LP 750-4 SuperVeloce 03

    Menurut Winkelmann, mobil ini merupakan hasil kombinasi dari keahlian Lamborghini dalam bidang engineering ringan dan fitur-fitur teknisnya yang canggih, yang mendorongnya untuk melanjutkan tradisi dari model “SV”, yakni mendorong batas dalam hal performa dan sensasi laju yang penuh rasa.

    GALERI FOTO:

    KOMENTAR