Jelang MotoGP Jerez 2015: Meski Sudah Berpisah, Bos Pramac Masih Sayang Pada...

    Jelang MotoGP Jerez 2015: Meski Sudah Berpisah, Bos Pramac Masih Sayang Pada Iannone

    SHARE
    Andrea Iannone, MotoGP Argentina 2015
    Andrea Iannone, MotoGP Argentina 2015

    MESINBALAP.com – Andrea Iannone mungkin telah meninggalkan Pramac untuk menjadi bagian dari tim resmi Ducati MotoGP, tapi bos Pramac Paolo Campinoti sepertinya masih naksir pada pemuda Italia tersebut.

    Iannone bergabung dengan skuad satelit Ducati dari Moto2 pada tahun 2013 dan berhasil mengkoleksi lima raihan front-row start pada musim lalu hingga menempatkan dirinya di kursi pabrikan bersama rekan senegaranya, Andrea Dovizioso. Iannone juga menikmati kesuksesan instan dengan mendapatkan podium pertama MotoGP di Qatar dan saat ini dia berada di urutan ketiga di klasemen sementara.

    Paolo Campinoti & Andrea Iannone
    Paolo Campinoti & Andrea Iannone

    “Tahun ini Andrea tidak membalap untuk kami, tetapi seolah-olah dia tidak pernah pergi,” kata Campinoti. “Kami sangat senang bisa mendukung dia dalam petualangan besar bersama Ducati. Ini adalah bukti kasih sayang kami terhadapnya, tapi tempat ketiga tidaklah cukup. Kami berharap bisa melihatnya berada di tempat teratas podium dalam waktu dekat.”

    Saat ini Pramac telah mengontrak joki Italia lainnya yakni Danilo Petrucci, untuk menggantikan posisi Iannone bersama rider Kolumbia, Yonny Hernandez.

    “Aku akan senang jika kami berhasil finish di 10 besar dengan kedua rider, Hernandez dengan Petrucci. Mereka adalah dua orang yang luar biasa yang punya hubungan erat denganku,” kata Campinoti yang memuji line-up baru timnya.

    Andrea Iannone (Kanan), Bos Pramac Paolo Campinoti (Tengah) dan Cak Agus (Kiri)
    Andrea Iannone (Kanan), Bos Pramac Paolo Campinoti (Tengah) dan Cak Agus (Kiri)

    “Tapi aku tidak intrusif selama akhir pekan. Manajemen tim diserahkan pada Francesco Guidotti yang telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menciptakan struktur tim yang mampu berjalan secara bersama-sama dan dia tahu bahwa setiap detail sangat penting untuk mencapai target akhir.”

    Sementara Iannone dan Dovizioso telah memiliki generasi baru GP15 yang mengesankan dari hasil proyek Gigi Dall’Igna, Pramac saat ini masih menggunakan mesin GP14 tahun lalu. Kendati demikian, Campinoti menjelaskan bahwa penunjukan Dall’Igna merupakan sebuah momen penting selama masa kerjanya bersama Ducati.

    GM Ducati Corse, Gigi Dall'Igna
    GM Ducati Corse, Gigi Dall’Igna

    “Dengan kedatangan Gigi Dall’Igna, jelas ada lompatan kuantum yang luar biasa. Dia berhasil menempatkan semua komponen ke tempat yang tepat”, kata Campinoti soal proyek Desmosedici. “Kami percaya bahwa kami mampu berkontribusi untuk membangun pabrikan tersebut. Kami adalah tim dimana anak-anak muda dapat berkembang dan apa yang telah dicapai oleh Andrea Iannone merupakan contoh yang utama.”

    Pramac bergabung dengan MotoGP pada tahun 2002. Dan dengan melihat kejuaraan secara keseluruhan, Campinoti yakin akan adanya masa depan yang cerah.

    “Tim kami meningkat dari tahun ke tahun, berhasil berkembang dalam musim yang sangat kompleks. Itulah sebabnya aku ingin berterima kasih kepada Carmelo Ezpeleta dan Dorna atas dukungan fundamental yang telah mereka berikan bagi banyak tim untuk mengatasi krisis,” katanya.

    Ducati GP15, Andrea Dovizioso
    Ducati GP15, Andrea Dovizioso

    “Sekarang MotoGP sedang dalam kondisi yang baik, perhatian dari fans dan media tumbuh dengan kecepatan yang lebih tinggi dibanding Formula 1 dan perubahan peraturan yang akan diperkenalkan mulai musim depan akan mendukung perkembangan ini lebih lanjut.”

    Mulai musim depan, sistem ECU tunggal akan menjadi sebuah kewajiban di MotoGP.

    KOMENTAR