Nongkrong di Rumah Bukan Style Rossi, Dia Masih Ingin Balapan Lagi

    Nongkrong di Rumah Bukan Style Rossi, Dia Masih Ingin Balapan Lagi

    SHARE

    Valentino Rossi geber Yamaha M1MESINBALAP.com – Valentino Rossi mungkin adalah pembalap tertua di grid MotoGP saat ini, tetapi dia adalah orang yang tegas dalam pertarungan untuk meraih gelar juara dunia kesepuluhnya di musim ke-20 balap grand prix.

    “Aku sudah berumur 36 tahun. Aku memiliki karir yang panjang tapi aku dalam kondisi yang baik. Jadi aku tidak merasa bahwa sekarang aku memiliki masalah tertentu untuk mendorong motorku 100% secara fisik dan mental. Jadi pada saat itu apa yang membuat perbedaan adalah motivasi,” kata Rossi.

    Jadi apa yang tetap membuat dia termotivasi?

    “Jika kau ingin nongkrong di rumah karena merasa sudah cukup dan juga tidak mengambil risiko serta untuk tetap bersantai-santai.. Tapi dalam kasusku aku sangat suka balapan. Aku mencintai hidupku, aku juga suka keliling dunia, Eropa dan terutama bekerja bersama Yamaha dan timku.”

    “Itu saja dan rasa kemenangan selalu istimewa. Sesuatu yang berbeda. Menyenangkan bisa bekerja demi mendapatkan perasaan itu.”

    Rossi telah menyabet kemenangan dua kali dalam tiga balapan di musim ini, menempatkan juara dunia sembilan kali tersebut di puncak klasemen dengan total poin 66. Rider Italia tersebut mengungkapkan bahwa kemajuan pesat yang dia dapatkan akhir-akhir ini tak lain adalah berkat peran kunci yang dimainkan oleh kepala krunya, Silvano Galbusera.

    Valentino Rossi dapat penghargaan jelang GP Jerez
    Valentino Rossi dapat penghargaan jelang GP Jerez

    “Aku pikir itu sangat penting karena kami bekerja dengan baik bersama motor dan kami memiliki rencana yang bagus untuk membuat peningkatan latihan demi latihan. Selain itu pada saat ini aku juga membalap dengan baik, mulai 2013 sampai tahun ini aku sudah meningkatkan keterampilan dan gaya balapku. Dan kami bekerja dengan baik di dalam ruang lingkup kami,” kata Rossi.

    Mengintip ronde keempat MotoGP 2015 akhir pekan ini di Jerez, The Doctor menambahkan: “Aku berpikir bahwa ban juga akan sangat penting karena di Qatar dan Argentina kau juga dapat melaju dengan cepat di paruh kedua balapan, akan tetapi pada beberapa trek lainnya, seperti di sini, biasanya ban belakang akan lebih cepat habis. Jadi kami harus cari solusi untuk motor kami, mencoba menghindari masalah ini dan lebih konsisten.”

    KOMENTAR