MotoGP Jerez 2015: Sempat Dibilang Tamat, Apa Kata Lorenzo?

    MotoGP Jerez 2015: Sempat Dibilang Tamat, Apa Kata Lorenzo?

    SHARE
    Aksi Jorge Lorenzo Selepas Kualifikasi Q2 GP Jerez 2015, Sabtu (2/5)
    Aksi Jorge Lorenzo Selepas Kualifikasi Q2 GP Jerez 2015, Sabtu (2/5)

    MESINBALAP.com – Jorge Lorenzo sempat tampil buruk di tiga balapan pertama MotoGP musim ini. Banyak yang mengira jika performanya memang sudah memble, namun di Jerez kali ini doi buktikan masih punya kans juara.

    Joki Yamaha itu menyesalkan jika ada yang bilang dirinya sudah tamat.

    “Banyak orang yang mengatakan bahwa aku tertimpa krisis dan aku down, itu adalah salah satu momen terburukku. Tapi hanya dua hari, setelah itu aku mencatatkan lap time yang mengesankan,” ujar Lorenzo.

    “Itu menunjukkan bahwa dalam balapan kau tak boleh mengatakan hal-hal seperti ‘pembalap ini sudah down, dia sudah tamat’ karena hari berikutnya dia akan berada di depan.”

    “Sebaliknya juga, kau tak bisa mengatakan bahwa dirimu adalah yang terbaik, karena hari berikutnya kau akan berada di belakang, jadi kami harus rendah hati dan berusaha untuk mengambil keuntungan dari peluang.”

    “Aku sudah mendapatkan kembali kepercayaan diriku. Aku sudah sedikit mengubah caraku membalap dan berpikir tentang motor, dan itu sangat membantu. Selain itu kami tiba di sini tanpa masalah fisik. Itu merupakan kombinasi dari berbagai hal dan aku merasa luar biasa dengan motorku sekarang.”

    Lorenzo Kualifikasi GP Jerez

    “Mencatatkan rekor pole position yang baru sungguh rasanya sulit dipercaya. Aku berulangkali mencatatkan lap time yang mengesankan dalam karirku, tapi yang satu ini sangat istimewa.”

    Lorenzo terus menyempurnakan catatan waktunya di sesi kualifikasi Q2 dan seperti semua rival utamanya, diprediksi dia akan membalap dengan ban depan keras dan ban belakang medium.

    “Catatan waktu 1’37,9 dalam suhu seperti ini sangatlah mengesankan dan aku sangat puas. Aku tidak terlalu banyak mengambil risiko dalam berakselerasi karena kau bisa saja melukai dirimu sendiri jika kau mengalami kecelakaan di sebuah highside, tapi aku memberi dorongan lebih besar pada pengereman serta memaksimalkan kemiringan, dan itu berhasil.”

    “Marc akan kuat besok, seperti biasa, dan Ducati juga, tapi perlombaan akan menjadi satu cerita lain. Namun kecepatan kami sangatlah baik, aku bisa menjaga waktu 1 menit 39 detik dengan mudah dan aku merasa sangat nyaman dengan ban yang lebih lunak ketika itu mulai berkurang.”

    “Tapi kita lihat saja apa yang akan terjadi di balapan nanti, dengan lebih banyaknya bahan bakar dalam tangki dan lebih banyaknya tekanan. Jika kami tak bisa menghasilkan balapan yang baik, maka kami tak akan bisa mengatakan bahwa ‘kami telah kembali’.”

    KOMENTAR