Ini Alasannya Kenapa Honda Enggan Turun di Kejurnas Sport 250cc

    Ini Alasannya Kenapa Honda Enggan Turun di Kejurnas Sport 250cc

    SHARE
    CBR250R ARRC AP Honda Racing Thailand
    CBR250R ARRC AP Honda Racing Thailand

    MESINBALAP.com – Ketidakhadiran Honda CBR250R di ajang Kejurnas Balap Motor Sport 250cc menimbulkan beragam polemik, bahkan tak jarang banyak bikers yang mempertanyakan alasan pabrikan sayap patah itu. Apa karena penjualan CBR250R jelek alias gak laku yang membuat AHM enggak mau ngikut Kejurnas Sport 250cc?

    Ternyata AHM gak mau ikut itu disebabkan karena polemik mesin satu-silinder lawan dua-silinder yang selama ini jadi rumor hangat di dunia luna maya. Kata Honda percuma saja turun di Kejurnas Sport 250cc karena kalau pun menang dianggap tidak fair alias dianggap gak wajar.

    Bahkan ada yang sampai bilang kalau Honda yang mengatur regulasinya, contohnya saja di ARRC kan ada sponsor Honda tuhh, nah karena hal itulah Honda dituding sebagai dalang yang mengatur regulasinya. Hehehe.. Ada-ada saja.

    Walahh bro, menang saja gak untung tapi kalau kalah malah buntung soalnya penjualan CBR250R itu tergolong ancur. hahaha… Anggono Iriawan selaku Manajer Motorsport and Safety Riding PT AHM main buka-buka’an dengan blog legendaris iwanbanaran.com.

    “Masih terjadi komplikasi antara mesin 1 vs 2 silinder. Walau pihak pembuat regulasi sebenarnya sudah memperhitungkan sedemikan rupa polemik masih saja terjadi. Khususnya jika yang menang mesin 1 silinder dianggap tidak wajar”, ucap pak Ang.

    Menurutnya, kalau yang menang mesin dua-silinder maka dianggap fair, pasti karena mesin dua-silinder dikasih pemberat beras 10kg, sedangkan yang satu-silinder enggak. hehe… “Sebaliknya jika 2 silinder juara hal itu dipandang wajar. karena itu kami memutuskan tidak ikut berkompetisi supaya pro kontra tidak terjadi”, bebernya.

    AHM: Daripada Dibully Mending Balapan Sendiri - OMR Honda CBR250R, Dapurpacu.com
    AHM: Daripada Dibully Mending Balapan Sendiri – OMR Honda CBR250R, Dapurpacu.com

    Saat ini di Kejurnas Balap Motor kelas Sport 250cc hanya diisi oleh Kawasaki Ninja 250 dan Yamaha R25 yang keduanya sama-sama menganut aliran mesin dua-silinder. Sedangkan Chibi dibuatin balapan sendiri yakni OMR Honda CBR250R buat pembibitan pebalap-pembalap muda.

    Mister Anggono juga mengakui kalau karakter mesin satu-silinder itu sangat berbeda dengan mesin dua-silinder. Mungkin karena perbedaan karakter mesin pula Yamaha enggan turun di kelas 150cc yang hanya diisi Honda CBR150R dan CB150R StreetFire yang keduanya menganut aliran DOHC, sedangkan Yamaha R15 masih SOHC.

    “Mesin satu dan dua silinder akan sulit disatukan karena karakter engine sendiri juga berbeda. Jika karakter single silinder bertenaga di putaran bawah maka paralel lebih powerfull pada putaran atas. Cukup sulit mendapatkan formula regulasi yang pas supaya dianggap adil”, gitu katanya.

    KOMENTAR