Grasstrack Cilacap 2015: Akbar Taufan Rajanya Sirkuit Pesanggrahan Indah

    Grasstrack Cilacap 2015: Akbar Taufan Rajanya Sirkuit Pesanggrahan Indah

    SHARE
    Akbar Taufan, Grasstrack Cilacap 2015
    Akbar Taufan, Grasstrack Cilacap 2015

    MESINBALAP.com – Nama Akbar Taufan di bawah naungan team AHRS SBT Triying Swallow VMX sudah tidak asing lagi di dunia garuk tanah. Penampilan yang luar biasa ditunjukan doi di Grasstrack Cilacap, Jawa Tengah Minggu 24 Mei kemarin.

    Sebagai ganjaran atas penampilnnya yang luar biasa tiga kelas disikat sekaligus. Yaitu Kelas Bebek Modifikasi 4 Tak 110 Senior, Kelas Bebek Modifikasi 125cc Senior dan Kelas Sport And Trail Senior. Terus kemana Rizky HK? Doi mengibarkan bendera putih pertanda menyerah. Faktor fisik penyebab Rizky finish di belakang Akbar.

    Akbar melesat dengan cepat di atas motornya, hanya ada perlawanan dari Edi Ariyanto dari team 549 AHRS ONE–T ANT Sabdodadi di Kelas Sport and Trail. Selebihnya nyaris tidak tersentuh laju Akbar.

    Kuncinya sederhana terletak di stamina, panasnya kota Cilacap dan suasana area paddock yang sudah memanas sebelum pertandingan besar sekali pengaruhnya. Plus Mesinbalap yang paling hobi memanaskan suasana balapan biar seru.

    Ada banyak pembalap yang sejak awal dijagokan tumbang di bawah suhu 38 derajat celius. Artinya bro..sebelum datang ke arena balapan jagalah fisik ente sendiri biar bisa fight di sirkuit.

    Grasstrack Cilacap 2015

    Suasana paddock di tempat Akbar terlihat tegang, Rivaldi Julian rekan satu team Akbar terlihat gelisah di bangku kesayanganya. Setelah gagal finish karena ban motornya kempes.

    Tidak ada yang bisa disalahkan di sini, pembalap sudah memberikan segala kemampuannya di atas motor begitu juga dengan mekanik sudah puter otak sampai pusing biar motor joki bisa melesat.

    Masih perlu pembuktian lagi bro… masih ada seri berikutnya. Tentunya sudah pasti seru banget. Siapa sih yang mau dikalahin cuman karena hal sepele faktor fisik dan ban kempes. Tanding ulang lagi yuk…yuuukkk.

    KOMENTAR