Harga Kawasaki Ninja ZX-6R Naik Puluhan Juta Rupiah

    Harga Kawasaki Ninja ZX-6R Naik Puluhan Juta Rupiah

    SHARE
    Kawasaki Ninja ZX-6R 636 SE
    Kawasaki Ninja ZX-6R 636 SE

    MESINBALAP.com – Tak diragukan lagi bahwa meningkatnya PPH atau Pajak Penghasilan sebanyak 7% akan berdampak pada banderol sepeda motor yang diimpor secara utuh dari luar negeri. Hal ini juga dirasakan oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) yang sering melakukan aktivitas impor untuk jajaran mogenya.

    Kenaikan PPH telah ditetapkan oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90 Tahun 2015 yang mewajibkan pemungutan pajak penghasilan atas penjualan barang yang terkategori sangat mewah.

    Dengan adanya peraturan tersebut, semua motor sport yang diimpor secara utuh dengan jantung 250cc atau yang harganya Rp 300 juta keatas akan terkena PPH impor yang lebih tinggi. Hal ini membuat KMI tak punya pilihan lain kecuali mempertimbangkan kenaikan harga bagi model-model tersebut.

    Menurut Deputy Head Sales Promotion Department KMI Michael Chandra, motor Kawasaki yang bermesin 250cc dengan harga Rp 150 jutaan akan dinaikkan banderolnya Rp 6 juta sampai Rp 7 juta. Sedangkan model yang semula ditawarkan Rp 200 juta, harganya akan meroket keatas sampai hampir Rp 10 juta. Dan untuk yang banderolnya diatas itu, “maka tinggal dikalikan saja”.

    KMI memprediksi akan terjadinya penurunan pasar, bahkan potensinya bisa sampai 20 persen. Sebab ada 5 dari 12 moge Kawasaki 250cc yang kisaran harganya berada dibawah Rp 200 juta, yang mana kelimanya itu akan terkena dampak paling besar dari kenaikan harga ini.

    Kawasaki Ninja ZX-6R Special Edition

    Michael meyakini bahwa PMK yang baru akan turut mempengaruhi segmen motor sport 250 cc yang dibanderol diatas Rp 200 juta. Meskipun menurutnya dampak itu tak akan signifikan seperti di pasar Rp 150 juta kebawah. Karena pada umumnya mereka yang membeli motor mahal (diatas Rp 200 juta) adalah orang yang berkantong tebal. Jadi kenaikan harga tak akan berpengaruh banyak bagi mereka.

    Michael juga percaya bahwa dampak kenaikan harga hanya akan muncul pada tiga bulan pertama, mungkin saat itu daya beli konsumen akan menurun, tapi setelahnya akan terjadi adaptasi, dan semuanya pun pulih kembali.

    KOMENTAR