Yamaha: Motor Ayam Jago Susah Belok

    Yamaha: Motor Ayam Jago Susah Belok

    SHARE
    Yamaha Tiara
    Yamaha Tiara

    MESINBALAP.com – Peta persaingan motor ayam jago (hyper-underbone) di tanah air dipastikan bakal semakin memanas dengan kehadiran Honda Sonic 150cc sebentar lagi. Suzuki Satria FU150 yang modelnya gitu-gitu terus, tentu lah harus waspada tingkat tiga.

    Maklum Satria FU150 dari dulu begitu terus desainnya, jarang ada inovasi keren dalam beberapa dekade ini. Bahkan model Injeksi masih lama meluncurnya, barangkali tahun depan.

    Suzuki hanya melakukan permak sikit-sikit aja, contohnya New FU150-S yang dirilis kemarin itu cuma dicopot tebengnya. Wadowww tepuk jidat. hahaha… Judulnya Yamaha, kok malah ngomongin Suzuki. hahaha…

    Bicara soal Yamaha, ternyata pabrikan Garpu Tala itu belum berminat terjun lagi di segmen motor ayam jago yang saat ini tengah dinikmati Suzuki. Apa sebab Yamaha gak minat di segmen ini??

    Usut punya usut segmen motor ayam jago menurut Yamaha tidak berkembang alias stagnan. “Kita belum ada rencana. Karena zamannya 2 tak dulu ada Champ, marketnya segitu-segitu aja dan segmentasinya juga segitu-segitu aja”, ujar Mohammad Masykur selaku Asisten GM Marketing YIMM, dilansir dari Detik Oto.

    Yamaha Champ
    Yamaha Champ

    Nah itu dia, YIMM bisa jadi berkaca pada penjualan Yamaha Champ di masa lalu yang tidak berkembang. Menurut Yamaha, saat pasar motor bebek anljlok seperti sekarang ini, justru penjualan Jupiter MX tetap stabil.

    “Kita masih belum lihat ada peluang. Yang sifgnifikan adalah saat pasar bebek turun, ternyata penjualan Jupiter MX justru stabil. Makanya kita fokus ke Jupiter MX”, lanjut pak Masykur.

    Dan menurut Yamaha, motor berjenis hyper-underbone itu susah belok bro. hehehe… “Kita melihat kelemahan ayam jago, kalau frame enggak bagus, enggak bisa belok itu motor. Kalau rangkanya kecil, mesinnya gede, kan jadinya susah belok”, gitu katanya kepada Detik Oto.

    Yamaha mengatakan gak mau ikut-ikutan meskipun pasar ayam jago bakal rame lagi. “Kita Yamaha tidak mau ikut-ikutan. Kita lebih menunjukkan it’s me bukan me too”, tutup Masykur.

    KOMENTAR