Drag Bike 2015: Ambisi Ninja Livery Kuning Ingin Pecahkan Rekor Nasional

    Drag Bike 2015: Ambisi Ninja Livery Kuning Ingin Pecahkan Rekor Nasional

    SHARE
    Kawasaki Ninja Drag Frame Standar
    Kawasaki Ninja Drag Frame Standar

    MESINBALAP.com – Motorsport keluaran Kawasakai tidak akan ada habisnya buat dibicarakan. Mau tampilan standard atau yang sudah dirombak habis-habisan tetap aja keren. Tidak ubahnya dengan motor Ninja milik Team OP 27 Yogyakarta.

    Di event terakhir Ninja yang satu ini kebanjiran podium, kalo dihitung sudah dapat piala berapa tuh. Pernah dikebut sama Hendra kecil di event garapan Toyep “The Battle Mizzle Hydra Pertamax Plus Dragbike Championship”. Ninjanya berhasil melesat dengan waktu 7,525 detik, menjadi yang tercepat di kelas Sport Frame Standard.

    Sekedar pengetahuan buat kita bro. Untuk kelas ini sendiri recordnya masih dipegang sama jawara asal kota Semarang yakni Dwi Batank dengan lap time 7,271 detik pada tahun 2013 di Sirkuit PRP Semarang. Nah malam minggu ini akan ada Ramadhan Drag Night, di artikel lain akan kita bahas soal kelas apa saja yang akan diperlombakan.

    Kembali ke topik utama. Ninja Livery Kuning ini memiliki tinggi lubang buang 41 mm dengan tujuan biar bisa menghasilkan torsi lebih besar di putaran mesin bawah. Motor ini digarap sama Taufik Ompong and friends.

    “Sesuatu yang sangat penting di saat kita melakukan bore-up pada mesin adalah ketelitian dan kecermatan kita saat menyeting mesin. Terutama porting biar bisa menghasilkan tenaga/power yang mumpuni”, ungkap kliker.

    Karbu standar pabrikan
    Karbu standar pabrikan

    Sesuatu banget, brother bisa melakukan pemesanan mesin ke mekanik yang satu ini. Ane ingatin pemesanan mesin lho bro… bukan pemesanan cewek, ingat ini bulan Puasa. Hahaha… Sudah bukan rahasia lagi setiap mereka tampil di event manapun selalu menampilkan gairah balap yang berbeda.

    Tinggal menunggu waktu akankah Ninja yang dominan dengan warna kuning ini mampu memecahkan record yang masih dipegang oleh Dwi Batank? Motor ini menurut pengakuan si dalang menggunakan gigi ratio standard. Hah… standard kok bisa lari kenceng?

    Gigi rationya juga standar, weleh welehh....
    Gigi rationya juga standar, weleh welehh….

    Kenyataannya memang demikian, justru dengan gigi ratio standard tenaga bawah mesin nggak pecicilan alias nggak liar. Karbu motor juga memiliki peranan penting saat melakukan setingan.

    Untuk karbu sendiri masih menggunakan standard pabrikan dengan spuyer main jet 150 dan pilot jet 52. Untuk ratio gigi standard sendiri adalah gigi 1 (16/30) – gigi 2 (19/28) – gigi 3 (20/24). Kita tunggu saja aksi motor Ninja milik team asal kota Yogyakarta ini. (Editor: Bayu)

    MORE PHOTO:

    KOMENTAR