Ramadhan Night Dragbike 2015: FU Samodro Pitik Tetap Kencang Walau Balapan Malam...

    Ramadhan Night Dragbike 2015: FU Samodro Pitik Tetap Kencang Walau Balapan Malam Hari

    SHARE
    Bayu Begog - Ramadhan Night Dragbike 2015
    Bayu Begog – Ramadhan Night Dragbike 2015

    MESINBALAP.com – Mengejutkan… penampilan menawan ditunjukan oleh Team Ghontech A4 RC3 Ramadita 79, motor bebek andalan mereka bisa mencetak lap time 7.794 detik di Kelas Bebek 4T TU 200cc.

    Berhasil finish di urutan kelima dengan joki Galih Dwi di gelaran yang bertajuk Ramadhan Night Dragbike Championship di sirkuit PRPP Kota Semarang, Sabtu 27 Juni 2015.

    Kenapa dibilang mengejutkan? Pasalnya untuk kelas ini saja ada banyak team tangguh seperti Samodro Pitik Sukoharjo dengan jokinya Nico Sakauw (Kudus) dan Mahmud Arjuna (Klaten) yang berhasil finish di urutan pertama dan kedua.

    Belum lagi Team AYP Buana Siji Racing Salatiga yang menerjunkan duet maut Wildan Kancil dan Bayu Begog, finish di urutan tiga dan empat. Motor yang ditunggangi sama cowok asal kota Boyolali ini ada yang beda lho. Hmm… tapi, rahasia apa di balik motornya akan kita bahas di artikel berikutnya.

    Dengan segala keterbatasanya untuk regulasi di kelas Bebek 200 TU mekanik dituntut berkarya sendiri. Dalam artian bisa menciptakan motor yang kenceng dan nyaman saat dikebut sama joki, tetapi tidak menyalahi aturan main yang ada.

    Karbu PWK Air Strike 38
    Karbu PWK Air Strike 38

    “Balancer dimundurin sedikit dengan maksud supaya putaran mesin bagian atasnya bisa jalan. Caranya motornya di bawa ke tukang gigi… bukan lah bro. Gigi yang menghubungkan balancer dan kruk as dilepas. Lalu geser sesuai dengan yang diinginkan. Dengan kompresi 13,5, untuk lubang porting sendiri sudah dilebarin, angka pastinya lupa”, cerita Beny Sastro Atmojo.

    Buat kenyamanan motor masih dipercayakan ke Gazi. Karburator sendiri menggunakan PWK Air Strike 38 dengan kleep in 28 dan out 24.

    Galih Dwi
    Galih Dwi

    Bebek DOHC yang kapasitas silindernya sudah mendekati 200cc ini sewaktu event Drag Bike AHRS Karanganyar beberapa waktu yang lalu sempat mengalami masalah pada transmisinya, tapi tetap nekat turun di kelas Bebek 200cc.

    Belajar dari pengalaman tersebut, di garapan SSC podium teratas pun disikat. Dengan GAP waktu 0.145 detik dari peringkat ketiga. Bukan masalah mudahnya buat menciptakan perbedaan waktu segitu di dunia adu kebut 201 meter. Pengalaman joki sudah pasti menjadi salah satu faktor penentu juga.

    Masih bicara soal catatan waktu dari motor garapan mekanik kondang satu ini. Best time 7,3 detik pernah dicetak sama mereka yaitu di event Pantai Depok Yogyakarta, event Purbalingga, serta event AHRS juga pernah mereka tembus waktu segitu.

    Baru kali ini Mesinbalap bisa bertemu langsung dengan team yang sudah kondang. Semoga bertemu lagi brother Benista… (editor: bayu)

    KOMENTAR