Ramadhan Night Dragbike 2015: Matic Plankton Menang Lagi, Treble Winner Pun Diraih,...

    Ramadhan Night Dragbike 2015: Matic Plankton Menang Lagi, Treble Winner Pun Diraih, Ini Rahasianya!

    SHARE
    Nico Sakauw - Ramadhan Night Dragbike 2015
    Nico Sakauw – Ramadhan Night Dragbike 2015

    MESINBALAP.com – Ada banyak kejutan di event Drag Bike Garapan SSC (Sotech Sport Club) Sabtu kemarin. Di kelas 130 STD juara satu sampai tiga diborong sama pembalap satu team. Tidak mau ketinggalan kelas Matic pun demikian, Treble Winner juga diraih bro.

    Adalah team Manual Tech Plankton dengan tiga joki andalannya yakni Nico Sakauw, Dwi Batang dan M.Raihan. Ketiga pembalap ini berhasil mencetak waktu di kisaran 7,8 detik di kelas Matic TU 200cc. Sementara yang menempati peringkat keempat adalah Kiky Codet (FD25 Cupank Hasil Love) dengan best time 7,9 detik.

    Tapi kok yang menang cuman motor maticnya pak guru? Ternyata bebek warna-warni mereka lagi dikurung di bengkel, kan balapannya malem jadi bebek-bebeknya masuk kandang dulu. hehe.. Bukan itu alasanya, tapi karena mekanik andalan mereka tidak bisa ikut hadir di Semarang. Kurang PeDe team ini tanpa kehadiran Om Ndut.

    Yup… langsung saja kita cari info ada rahasia apa dengan motor tanpa gigi mereka.

    Untuk penggunaan karburator sendiri menggunakan tipe Keihin PE yang sudah dikustom. Lalu dipadu dengan pilot jet 45 dan main jet 128, pluss perbandingan kompresi 14:1. Sesuatu yang kurang lazim dilakukan mekanik yaitu dengan melakukan pembesaran pada venturi menjadi 30 mm.

    Karbu Keihin PE
    Karbu Keihin PE

    Sedangkan kapasitas silinder sendiri juga sudah mengalami perubahan. Dengan mengaplikasikan piston yang berukuran 66 mm, sedangkan stoke menggunakan standard pabrikan yakni 57,9 mm. Alhasil volume mesinnya membengkak menjadi 199,4cc, tapi itu masih diperbolehkan dalam hitungan regulasi untuk kelas Matic.

    Ada banyak cerita ketika kelas Matic 200cc dibuka dalam beberapa tahun terakhir ini. Salah satunya adalah soal pengapian pada motor CDI (Capacitor Discharge Ignition). Kliker sendiri percaya dengan pengapian Pro Drag yang diklaim bisa meningkatkan tenaga pada motor.

    Matic 200cc TU Manual Tech Plankton
    Matic 200cc TU Manual Tech Plankton

    Terbukti banyak mekanik yang menggunakannya dan berhasil mengantarkan pembalapnya finis di posisi depan. Untuk komponen CVT masih tetap setia dengan bawaan motor tetapi sudah dimodif sendiri, alasannya berguna sekali buat riset mereka.

    Bisa jadi paket murah meriah, yuk ikutan bikin yuuuk bro. “Keunggulannya arus jadi searah, putaran mesin untuk bagian bawah dan atas dapat. Secara umum timing pengapian tertinggi pun bisa”, terang pak guru yang di beberapa event terakhir juga merajai kelas ini.

    Duel Dwi Batang di Kelas Matic 200 TU
    Duel Dwi Batang di Kelas Matic 200 TU

    Dengan kata lain motor matic yang satu ini sudah siap menjadi penantang serius buat balapan di trek lurus. Khususnya untuk daerah Jawa Tengah dan DIY. Ada yang siap memberi perlawanan?? (editor: bayu)

    MORE PHOTO:

    KOMENTAR