Ramadhan Night Dragbike 2015: Tiga Team Kompak 7,4 Detik, Posisi Batank Belum...

    Ramadhan Night Dragbike 2015: Tiga Team Kompak 7,4 Detik, Posisi Batank Belum Bisa Digoyang

    SHARE
    Duel Seru Dwi Batank - Ramadhan Night Dragbike 2015 (Sport 2T STD 150)
    Duel Seru Dwi Batank – Ramadhan Night Dragbike 2015 (Sport 2T STD 150)

    MESINBALAP.com – Motor hasil karya dari tangan kliker MPK Aldila Pro Exhaust dan SSC bikin heboh Sikuit PRPP Semarang. Kedua motor team ini janjian berlari dengan waktu 7,4 detik, mampu mengimbangi kedahsyatan Ninja asal Salatiga di Kelas Sport 2T STD 150cc.

    Yoi.. motor karya AB Bendol jadi rajanya Ninja di event Ramadhan Night Dragbike kemarin. Kedua Ninja Hatorinya jadi pemuncak baik yang standard atau yang sudah dipereteli. Jempol empat buat team Karaoke Las Vegas ABRT 20 atas prestasinya.

    Sulit diprediksi memang, melihat daftar starting list saja sudah pasti rame kelas ini. Dwi Batank yang mengambil taktik start duluan manjur juga. Dengan harapan nyali lawan akan sedikit menciut ketika melihat catatan waktunya.

    Minimal bisa mengganggu konsentrasi lawan berat terutama Fandi Fendol. Bisa dibilang heboh karena motor diajak ngebut di malam hari. Kondisi aspal sirkuit sudah pastilah dingin.

    “Untuk setingan motor dan speknya sendiri masih sama dengan yang kemarin. Karburator sudah direamer menjadi 31 mm dipasangkan dengan pilot jet 52 dan main jet 150”, ucap Kliker yang bisa mengantarkan Fandi Fendol finish di urutan ke dua.

    Ilmu yang sama juga digunakan penggawa dari SSC Team.

    Fandi Pendol (MPK Aldilla Pro Exhaust)
    Fandi Pendol (MPK Aldilla Pro Exhaust)

    “Karburator sendiri masih menggunakan bawaan dari pabrikan. Tetapi untuk karbu yang berasal dari pabrikan menggunakan venture yang berdiameter 26 mm. Biar tidak menyalahi aturan karbu direamer menjadi 33mm, wah gede juga bro”, cerita kliker SSC.

    “Pilot jet dan Main jet diseting menjadi 52/150 karena masih menggunakan karbu bawaan dan spek yang ada pada motor masih standard, menggunakan bahan bakar pertamax plus.”

    “Perubahan lain yang dilakukan adalah pada bagian head. Dipangkas 0,4 mm guna mengejar kompresi yang diinginkan. Piston masih bawan motor yang memiliki diameter 59 mm.”

    Ninja Frame Standard ABRT Salatiga
    Ninja Frame Standard ABRT Salatiga

    Dan terbukti ilmu kedua mekanik ini kompak tembus 7,4 detik, berselisih tipis sekali dengan pemenang. Sementara itu, di posisi kelima ada Galih Dwi (Salax Speed KDX – Zivana Racing) team yang berasal dari kota Banjarnegara Gilar-Gilar.

    ”Laju motor kurang mulus saat melakukan start, dengan terpaksa rpm diturunkan”, ungkap pembalap yang bernomer 79.

    “Semua motor yang di bawah bendera Salax Speed baru saja selesai diservis ulang. Dan sudah siap bersaing lagi dengan team lawan”, beber sang juragan Salak langsung ke Mesinbalap. Siap ditunggu lagi aksinya team yang satu ini. (editor: bayu)

    KOMENTAR