Modifikasi Yamaha Mio Dragbike: Pertama Kali Turun, Cuma Kalah Sama Matic Tetangga

    Modifikasi Yamaha Mio Dragbike: Pertama Kali Turun, Cuma Kalah Sama Matic Tetangga

    SHARE
    Mio Soul Dragbike 200 TU - FD25 Cupank Hasil Love
    Mio Soul Dragbike 200 TU – FD25 Cupank Hasil Love

    MESINBALAP.com – Lama tak terdengar bukan berarti melupakan dunia balap trek lurus. Setelah bertapa akhirnya turun gunung juga di gelaran Ramadhan Night Dragbike pada Sabtu 27 Juni 2015 kemarin.

    Irfan Chupang penggawa dari team FD25 Cupank Hasil Love asal kota Pati datang dengan membawa Yamaha Mio Soul keluaran tahun 2008. Seperti kebanyakan pemain yang turun di kelas Matic 200 TU masih mengandalkan jenis motor karbu.

    Bukan tanpa alasan, masalah power pada motor yang jadi pertimbangan mereka. Pernah ada motor matic injeksi yang berhasil jadi pemenang. Tapi bukan turun di kelas matic 200TU, melainkan turun di kelas bracket 9 detik.

    Seperti cerita matic yang digarap di JL.Ratu Kalinyemat No 24 Tayu, Pati, Jawa Tengah. Kompresinya wow banget 14:1, sadis pokoknya. Terkadang diperlukan juga kompresi tinggi untuk bisa menyikat habis trek sepanjang 201 meter yang memang butuh akselerasi cepat.

    Dan juga putaran pada motor cepat naik tetapi torsi pada bagian bawah mesin dapet. Sudah bisa dipastikan kalau dome pada pistonnya tinggi juga. Mengandalkan piston Tiger yang berdiameter 65mm, stroke pun ikut dinaikan dengan menggunakan pen stroke ber-ofset 2mm.

    Karbu PE (Pilot Jet & Main Jet 45/128)
    Karbu PE (Pilot Jet & Main Jet 45/128)

    Pemasangannya pun dibikin mendem sekitar 1,2mm dari bibir liner. Begitu juga dengan penggunaan bahan bakar doi masih percaya dengan kekuatan Bensol. “Lebih cepat ngangkatnya bro, jika dibandingkan dengan bahan bakar Pertamax”, gitu alasannya kliker.

    Motor yang menurut pengakuan penggawanya sebetulnya belum maksimal buat diajak adu kebut di balapan karapan. Terpaksa deh Kiki Codet dan Bayu Ucil yang jadi bahan percobaan kali ini. hehehe…

    Catatan waktu Kiki Codet lumayanm, cuma kalah cepat sama team tetangga yaitu Manual Tech Plankton asal kota Jepara. Pati sama Jepara kan bersebelahan bro. Nasib sial justru dialami Bayu Ucil, knalpotnya patah di tengah panasnya persaingan kelas Matic.

    Mio Soul Dragbike 200 TU - FD25 Cupank Hasil Love 01

    Lanjut cerita modif Mio dari Pati. Untuk pengabutan bahan bakar menggunakan karbu PE remer 31 dengan Pilot Jet dan Main Jet 45/128. Magnet sendiri masih menggunakan magnet standard dengan pengapian Pro Drag, serta knalpot menggunakan jenis flow.

    Oke kita tunggu aksi matic ini di gelaran berikutnya. Konon katanya catatan waktunya akan dipertajam lagi. (editor: bayu)

    MORE PHOTO:

    KOMENTAR