Kapolres Batubara Angkat Bicara Soal Aksi Razia Jelang Lebaran

    Kapolres Batubara Angkat Bicara Soal Aksi Razia Jelang Lebaran

    SHARE
    Razia Lalu Lintas di Jalan Lintas Sumatera (Rinaldy Hoetajoloe)
    Razia Lalu Lintas di Jalan Lintas Sumatera (Rinaldy Hoetajoloe)

    MESINBALAP.com – Kapolres Batubara AKBP M Agung Suyono akhirnya angkat bicara soal aksi razia lalu lintas yang digelar pihaknya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) pada Selasa kemarin (14/7).

    Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya DISINI, razia lalu lintas yang diduga ilegal tersebut langsung bubar setelah ketahuan seorang wartawan bernama Rinaldy Hoetajoloe. Bahkan sempat adu mulut dengan salah satu Polisi.

    Wartawan dari Media Global Sumut Online itu juga sempat memotret moment razia tersebut. Menurutnya razia ini tidak sesuai dengan imbauan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, yang melarang adanya razia selama mudik lebaran berlangsung.

    Dilansir dari merdeka.com, Kapolres Batubara AKBP M Agung Suyono angkat bicara bahwa razia lalu lintas tersebut dilakukan guna mencegah aksi kejahatan dan kecelakaan. Jadi bukan menilang bro?

    Bahkan pihaknya mengaku mendapatkan bukti dua unit mobil yang menggunakan STNK palsu, dan pemeriksaan kendaraan dilakukan saat kondisi jalanan sedang sepi.

    “Jadi bukan untuk menilang, tapi lebih untuk pencegahan. Kalau terjadi kecelakaan kan menghambat juga jadinya. Buktinya dari pemeriksaan itu ditemukan dua mobil yang menggunakan STNK palsu”, ujarnya kepada merdeka.com.

    ©Rinaldy Hoetajoloe
    ©Rinaldy Hoetajoloe

    Pemeriksaan juga dilakukan untuk mencegah tindak pidana lainnya seperti memburu mobil yang diduga hasil pencurian. Selain itu, razia yang digelar di Jalinsum Batubara ini dinilai perlu lantaran kawasan ini sering menjadi perlintasan pengedar narkoba dari pintu masuk penyelundupan narkoba menuju daerah lainnya, seperti dari Tanjung Balai menuju Medan atau dari Aceh menuju Jakarta dan provinsi lainnya.

    “Dua pekan lalu, ada pembawa narkoba dari Tanjung Balai yang ketakutan dan memutar arah kembali. Dia akhirnya ditangkap Polres Tanjung Balai”, tambah Agung.

    Kapolres Batubara memastikan bahwa pemeriksaan kendaraan ini merupakan bagian dari pelayanan masyarakat yang diberikan oleh pihaknya, termasuk juga soal mudik. “Kita justru membantu masyarakat yang ingin mudik. Bahkan di pantai pun kita beri pengamanan”, tutupnya.

    Sumber: merdeka.com

    KOMENTAR