Software ECU Pabrikan Mulai Dibekukan, Saatnya Beralih ke ECU Tunggal ala Dorna

    Software ECU Pabrikan Mulai Dibekukan, Saatnya Beralih ke ECU Tunggal ala Dorna

    SHARE
    ©2013 Scott Jones/PHOTO.GP

    MESINBALAP.com – Selepas GP Jerman akhir pekan kemarin pengembangan software ECU pabrikan MotoGP sudah mulai dibekukan. Tiga pabrikan papan atas MotoGP yakni Honda, Yamaha dan Ducati telah menyerahkan sampel terakhir dari pengembangan software ECU mereka masing-masing.

    Dilansir dari Crash.net, hal ini dilakukan agar kebijakan pembekuan pengembangan software ECU bisa berjalan dengan semestinya. Dan memang inilah yang diinginkan oleh tiga pabrikan tersebut, agar mereka bisa fokus 100% dalam mengembangkan sistem ECU tunggal untuk musim depan dan agar tidak ada yang main intip teknologi seenaknya.

    “Agar bisa berbicara secara terbuka maka pabrikan harus membekukan software milik mereka sendiri, sehingga mereka tidak bisa mencuri rahasia satu sama lain dan menggunakannya pada sistem mereka sendiri pada musim ini”, ujar Corrado Cecchinelli selaku direktur teknologi MotoGP kepada Crash.net.

    “Mereka hanya meminta kami untuk meletakkan sistem pada tempatnya untuk mengawasi pembekuan (pengembangan) software. Itulah tugas kami.”

    Seperti yang kita ketahui, sistem ECU tunggal akan didasarkan pada software ECU Open Class yang awalnya telah dikembangkan oleh Magneti Marelli atas permintaan Dorna. Tiga pabrikan MotoGP yakni Honda, Yamaha dan Ducati telah sepakat akan melanjutkan pengembangannya secara bersama-sama.

    magneti-marelli

    Sekarang satu unit sampel ECU beserta softwarenya dari tiga pabrikan tersebut telah ditahan (termasuk ECU milik tim satelit) dan tidak boleh dimodifikasi sedikit pun. Peraturan ini tidak berlaku untuk Suzuki dan Aprilia.

    Berarti mulai seri Indianapolis hingga akhir musim nanti Honda, Yamaha dan Ducati tidak diperbolehkan memberikan update algoritma terhadap ECU buatannya masing-masing. Wah sepertinya bakal menarik…

    Sumber: Crash.net
    Foto: ©2013 Scott Jones/PHOTO.GP | MOTOGP.com

    KOMENTAR