Dragbike Banjarnegara 2015: Tinta Emas Diukir Pembalap Pemula, 11 Podium Disikat Habis

    Dragbike Banjarnegara 2015: Tinta Emas Diukir Pembalap Pemula, 11 Podium Disikat Habis

    SHARE
    Mesin Ninja Dwi Batank Overhead
    Mesin Ninja Dwi Batank Overhead

    MESINBALAP.com – Yang namanya balapan motor sudah pasti seru dan nggak ada yang mau ngalah, maunya finish di depan lawan. Kalo nggak seru itu bukan balapan motor namanya, ikut aja balapan karung sewaktu Agustusan. Atau jadi penonton saja duduk manis di pinggir sirkuit sambil bawa minuman dingin ditemani sama pacar.

    Penampilan luar biasa buanget ditunjukan sama anak Banjarnegara, kenapa dibilang luar biasa? Pasalnya untuk podium pertama di 11 kelas berbeda disikat habis sama doi, tanpa memberi ampun kepada lawan-lawanya. Belum pernah ada bro dalam sejarah dunia balap trek lurus 201 meter terutama untuk pulau Jawa, pembalap senior pun sudah bisa diasapi.

    Salah satu bukti nyata kalau pembinaan pembalap pemula sudah mulai menunjukan hasil. Tidak bisa dianggap enteng lagi pembalap muda sekarang. Seperti yang pernah MB ungkap di awal tulisan terdahulu DISINI.

    Adalah Adi Perdana yang mampu mengukir sejarah baru dengan tinta emas di kota Gilar-Gilar Banjarnegara, luar biasa memenangi 11 kelas berbeda. Siapa sebenarnya doi yang satu ini? Akan kita kumpas tuntas di lain artikel.

    Untuk jalannya perlombaan di kelas Sport 2T 155cc Frame Standard menempatkan Niko Sakau pembalap asal Kota Kudus di urutan kedua. Lalu kemana Trio pembalap asal Kota Semarang? Fandi Pendol, Eko Chodox dan Dwi Batank, ketiga pembalap itu terlempar dari lima besar.

    Adi Perdana, Dragbike Banjarnegara 2015
    Adi Perdana sukses borong 11 podium

    Justru penampilan gemilang ditunjukan oleh Dian Cempe, Bayu Ucil serta Kiky Chodet. Yup… itulah balapan, selalu memberi atmosfer panas, sampai-sampai knalpot mereka juga kepanasan.

    Dilihat dari catatan waktu yang berada di lima besar lah yang mampu menembus 07,7 detik. Untuk Dwi Batang sendiri sebelum race dimulai motornya memang sudah bermasalah. Overhead penyebab laju motor tidak maksimal.

    Bayu Ucil, Dragbike Banjarnegara 2015
    Bayu Ucil

    Penampilan menawan juga ditunjukan oleh team UJM Salak Speed, posisi dua sampai lima tertulis nama team mereka. “Dengan mengaplikasi Piston Kawahara yang berdiameter 62mm dan Karbu PWK 42 sudah bisa mengantar pembalap naik podium”, ungkap juragan salak yang tersenyum kecil.

    Lho kok kecil? Sebab ketangguhan motor mereka akan diuji lagi Minggu depan di Kejurnas Dragbike Yogyakarta. Nah para Dragbiker siapkan lagi kuda besimu di ajang yang menjadi barometernya dunia Dragbike. (Editor: Bayu)

    KOMENTAR