Dragbike Banjarnegara 2015: Matic Cilacap Bangkit dari Tidur Panjangnya

    Dragbike Banjarnegara 2015: Matic Cilacap Bangkit dari Tidur Panjangnya

    SHARE
    Rully PM (Fandi Sidokumpul Hikma)
    Rully PM (Fandi Sidokumpul Hikma)

    MESINBALAP.com – Masih bicara soal motor tanpa gigi. Adalah team Fandi Sidokumpul Hikma yang datang ke Banjarnegara dengan antusiasme yang tinggi. Ya maklum saja motor matic mereka barusan selesai dipijit sama sang ahli. Siapa lagi kalau bukan Pele, mekanik asal kota Boyolali Jawa Tengah.

    Belajar dari pengalaman seri sebelumnya yang punya motor ngga mau dong motor mereka rontok di tengah panasnya persaingan Kelas Matic TU 200cc. Lama menghilang begitu muncul langsung sikat podium satu dan dua.

    Untuk bisa meng-upgrade matic yang berkapasitas 110cc menjadi 200cc cukup dengan mengambil paket murah meriah. Pistonya sendiri menggunakan piston yang berdiameter 58mm, biar pasokan bahan bakar mengalir deras menggunakan kleep in 30 dan ex 25.

    “Karakter motor tidak terlalu liar, tinggal jokinya kapan akan membuka gas. Bila terlalu cepat membuka motor akan mengangkat roda depannya bisa kehilangan waktu banyak”, pernyataan mekanik yang diangguki oleh kedua pembalap mereka.

    Di event yang lalu baca DISINI. “Sekedar untuk pembuktian kalau matic mereka layak buat masuk hitungan, setidaknya bisa menjadi lawan yang seimbang.ujar salah satu mekanik yang sudah bisa tersenyum lebar.

    Matic UJM Salak Speed
    Matic UJM Salak Speed

    Dilihat dari catatan waktu masih sama lah bro dengan waktu tempuh matic yang biasa menang. Mengandalkan joki Rully PM dan Mahmud Arjuna sudah cukup memberi kado lebran buat pembalap dan pemilik motor. Tinggal menunggu event berikutnya nih, masih bisa nggak berbicara banyak di level Nasional.

    Tidak mau ketinggalan pembalap asal Kota Purwodadi dan Kota Semarang mencatatkan namanya, Bayu Ucil dan Eko Chodok tercepat ketiga dan keempat (SUP Royal YYL Cakra Mio).

    Matic SUP Royal YYL Cakra Mio
    Matic SUP Royal YYL Cakra Mio

    Untuk lintasan PLTA Mrican menurut penuturan Rully PM terlalu sempit, namun dari segi hadiah garapan BSMC (Bintang Samudra Motor Club) lebih banyak dibandingkan dengan EO yang lain.

    Yup, bener memang kondisi trek terlalu sempit tapi kita juga harus tahu sulitnya mencari tempat balapan yang ideal jadi kendala utama. Dan juga buat mengurus ijin penyelenggaraan tidak lah mudah. (Editor: Bayu)

    KOMENTAR