Dragbike Banjarnegara 2015: Kelas Sport 2T TU Sepi Pemula, Yang Menang Orangnya...

    Dragbike Banjarnegara 2015: Kelas Sport 2T TU Sepi Pemula, Yang Menang Orangnya Tetap sama

    SHARE
    Dwi Batang
    Dwi Batang

    MESINBALAP.com – Salah satu kelas yang paling bergensi di setiap gelaran Dragbike adalah kelas Sport 2T TU 155cc. Di event garapan BSMC (Bintang Samudra Motor Club) Minggu kemarin yang berlangsung di Kota Banjarnegara, untuk kelas ini sepi dari pembalap pemula.

    Ibarat reuni bagi pembalap senior, posisi satu sampai lima diisi sama joki yang sudah malang melintang di dunia Dragbike. Dwi Batank (MMS Knalpot Sing Pent) diikuti oleh Niko Sakau dari team yang sama.

    Mahalnya membangun sebuah motor yang kompetitif menjadi faktor utama. Biar motor bisa podium terus, biaya perawatannya juga harus dipikirkan tuch bro. Kabar angin pun berhembus kalau motor jenis ini kan tidak lolos Euro3.

    Harus diakui motorsport yang satu ini hanya dimiliki team-team papan atas saja, tapi tidak mengurangi sengitnya persaingan. Sudah bukan rahasia lagi nama besar team boleh dibilang dipertaruhkan disini. Untuk best time 06,9 detik bisa dihitung dengan jari motor yang bisa nembus waktu segitu.

    Motor Ninja yang dominan berwarna putih pernah juga berjaya di event Gadhuro Dragbike Kota Slawi, Tegal, Jawa Tengah. Ada perubahan sedikit untuk event Banjarnegara, pada bagian shock dibikin empuk.

    Pengapian Kawahara, piston berdiameter 62mm dan karbu PWK 42
    Pengapian Kawahara, piston berdiameter 62mm dan karbu PWK 42

    Pengapian sekarang menggunakan Kawahara, piston masih sama dengan yang kemarin yakni berdiameter 62mm, stroke sudah dinaikan 1mm dan karbu menggunakan PWK 42. Sekilas kok sama dengan ilmu yang biasa digunakan kliker lain.

    Untuk jalannya perlombaan sendiri, trik start duluan masih manjur buat sang juara. Sementra itu, team MD Racing Red Devil mengandalkan dua pembalap yakni Eko Chodok dan Rully PM, berhasil finish di peringkat tiga dan empat.

    Motor Eko Chodok Trouble
    Motor Eko Chodok Trouble

    Sebelum motor dikebut sama kedua joki sempat ada trouble sedikit pada motornya. Beruntung mekaniknya sigap mengatasi dan bisa mengikuti perlombaan. Nasib nahas justru dialami Fandi Pendol, tali kopling motornya putus di tengah serunya duel dengan Dwi Batank.

    Posisi terakhir lima besar dikunci sama Kiky Codet (Bossgil Sjm Cbm), kalah maning son. Nggak masalah, setidaknya ongkos setor ke panitia kembali bahkan lebih. Di kelas bebek kan menang padium satu lagi, lumayan masih ada yang bisa dibawa pulang ke Demak. (Editor: Bayu)

    MORE PHOTO:

    KOMENTAR