Drag Bike Jogja 2015: Drama Seru Terjadi di Kelas Bebek, Juaranya Masih...

    Drag Bike Jogja 2015: Drama Seru Terjadi di Kelas Bebek, Juaranya Masih Milik Kota Bersemi

    SHARE
    Satria Kawahara Trijaya Sakti Pells Racing
    Satria Kawahara Trijaya Sakti Pells Racing

    MESINBALAP.com – Kejutan datang lagi di event yang berlangsung di Pantai Depok Kabupaten Bantul beberapa waktu yang lalu. Terjadi di kelas Bebek 4T TU 200cc ditunjukan oleh pembalap yang di babak penyisihan terlempar dari posisi lima besar.

    Dwi Batank (Ting Ting Speed Shop) di penyisihan berada di peringkat 10, tapi saat final menjadi juru kunci lima besar. Anggap saja partai pengobat sakit hati sebab doi di kelas yang menggunakan Ninja Hatori out dari persaingan. Satu tingkat diatasnya ada Eko Chodok (OJ King Ashoka) menggunakan motor yang sama dengan Batank.

    Justru penampilan konsisiten ditunjukan oleh pembalap asal Caruban yaitu Yogi Kecot (Aneka Batik Logam). Tetap bertahan di posisi lima besar dan berada pada posisi ketiga satu trip di bawah duet team R9 VRG Kawahara.

    Semua jempol diberikan ke Satria asal Kota Kediri, Arif Tijil, dua kelas berada di puncak. Jangan lupakan juga kota Tulung Agung lewat Davi Mini berhasil menjadi penguasa kedua. Mini orangnya, jumbo prestasinya, top banget deh bro.

    Alvan Cebong dan Fandi Pendol selaku pemimpin dan juru kunci di babak penyisihan harus mengakui kehebatan pembalap lainnya. Bukan perkara mudah menggeber motor bebek DOHC berkapasitas 200cc.

    Eko Chodok
    Eko Chodok

    Dilihat dari waktu tempuh justru pembalap yang tersisihkan di final lah yang memiliki waktu terbaik 07,408 detik. Juara di penyisihan atau juara di final sudah pastilah pilihan kedua yang jadi target utama. Belajarlah dari babak penyisiahan seperti yang dilakukan sang pemenang.

    Dari segi power motor, rata-rata sama bro, terbukti catatan waktunya rapet banget. Saat di lintasan pun laju motor mereka tanpa cacat terlihat dari kepiawaian joki dalam mengendalikan kuda besinya.

    Cuma Ari Madun yang tidak bisa melanjutkan perlombaan lantaran tunduk dengan sensor satu titik. Lintasan Pantai Depok tidak perlu di ragukan lagi rata semua tidak ada istilah bumpy di ujung trek.

    Satria TU 200cc Botuna Racing
    Satria TU 200cc Botuna Racing

    Yup… itulah balapan selalu menyajikan drama menarik. Siapa yang akan menjadi lakon dari semua drama ini nantinya akan terjawab di kota yang berhawa dingin yang terkenal dengan Apelnya. Kota Malang menurut rencana akan menjadi tuan rumah final Kejuaraan Nasional Dragbike 2015.

    Di sana pula akan berkumpul semua pemenang di setiap regional. Mulai sekarang buat yang pengen nonton sisihkan lengan bajumu, tahan celenganmu buat beli tiket masuk. (Editor: Bayu)

    KOMENTAR