Meski Harus Jadi Barang Koleksi, Ninja 150 Tetap di Hati

    Meski Harus Jadi Barang Koleksi, Ninja 150 Tetap di Hati

    SHARE
    Kawasaki Ninja 150RR
    Kawasaki Ninja 150RR

    MESINBALAP.com – Akhirnya, setelah dinanti-nanti, kabar menyangkut nasib Kawasaki Ninja 150 atau yang lebih dikenal dengan julukan Ninja RR pun keluar.

    Motorsport 2-tak yang selama ini menjadi tulang punggung PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) itu harus discontinue alias berhenti produksi. Tumbangnya jagoan KMI ini lantaran regulasi pemerintah yang mengharuskan setiap motor baru untuk memenuhi standar emisi Euro 3 mulai Agustus 2015.

    Pabrik KMI di Pulogadung, Jakarta Timur, melakukan produksi final untuk Ninja RR pada akhir bulan lalu, yakni pada tanggal 31 Juli. Saat ini persediaan masih ada kurang dari 5000 unit, yang diperkirakan akan cukup untuk memenuhi permintaan pasar sampai akhir bulan September mendatang.

    Stok yang tersisa ini kemungkinan kuat akan diserbu oleh para konsumen yang tak ingin melewatkan hasil sentuhan akhir KMI untuk Ninja 2-tak.

    Sedikit kilas balik, Ninja RR pertama kali ngaspal di Indonesia pada tahun 1996. Dua tahun setelah berdirinya KMI pada 1994, model ini selalu menjadi andalan Kawasaki di pasar motor sport tanah air.

    BACA: Ini Ceremonial Terakhir Kawasaki Ninja 150 2-Tak!!

    Sekarang 19 tahun sudah berlalu, waktu membuatnya layak disebut sebagai legenda. Kini Ninja 2-tak harus resign dan menjadi barang koleksi, menyerahkan masa depan Kawasaki di tanah air kepada model-model penerusnya.

    Unit terakhir Ninja 150 2-Tak yang diproduksi 31 Juli 2015
    Unit terakhir Ninja 150 2-Tak yang diproduksi 31 Juli 2015

    Pada awal kemunculannya, Ninja 2-tak bersaing ketat dengan para kompetitor seperti Honda NSR, Suzuki RG-R dan Yamaha RZR. Tahun demi tahun berlalu, satu persatu pesaingnya pun jatuh, namun tidak untuk motor yang memiliki nama asli ZX-150R ini.

    Perkembangan zaman tak membuatnya menjadi model yang outdated, motor ini justru bisa berevolusi dan mengikuti modernisasi, itu semua berkat suntikan fitur serta teknologi baru.

    Ninja ABRT

    Diantara teknologi yang menguatkan Ninja RR adalah Super KIPS (Kawasaki Integrated Power Valve System) dan HSAS (High Performance Secondary Air System) yang berfungsi untuk mengurangi emisi gas buang sekaligus meningkatkan power mesin.

    Dengan adanya kelebihan itu, maka tak mengherankan jika motor tersebut tetap menjadi salah satu bintang sport 2-stroke engine di masa kini. Sampai sekarang Ninja 150 masih laris manis, menunjukkan betapa kuatnya eksistensi motor ini, yang sudah lekat menjadi identitas Kawasaki di Indonesia.

    Sepanjang periode Januari hingga Juni 2015, data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan bahwa ketiga varian Ninja 150 2-tak masih mampu menjual 24.267 unit, yang berarti kontribusinya mencapai 38,8 persen dari total penjualan Kawasaki yang tercatat 62.541 unit.

    Gass polll terus....
    Gass polll terus….

    Itu bukanlah kontribusi yang kecil, bahkan itu sudah melampaui kontribusi Ninja 250 yang justru lebih gagah dan modern. Tapi bagaimanapun juga, Ninja 150 merupakan produk dengan daya tarik yang tak lekang oleh waktu, kecintaan konsumen terhadapnya pun jelas tak akan terhapus walau motor sport 2-tak ini harus discontinue.

    Mundur dari pasar bukan berarti harus berhenti ngaspal, meskipun harus jadi barang koleksi, Ninja 150 akan tetap di hati.

    KOMENTAR