Profil Pembalap Drag Bike Adi Perdana: Pernah Jual Beras Emak demi Ikut...

    Profil Pembalap Drag Bike Adi Perdana: Pernah Jual Beras Emak demi Ikut Balapan

    SHARE

    Drag Banjarnegara 2015MESINBALAP.com – Masih muda dan sudah bisa mengukir prestasi itulah Adi Perdana. Sesuai dengan nama terakhir yaitu Perdana yang memiliki arti pertama. Bener sekali pertama kali di dunia balap ada pembalap pemula yang bisa memenangkan perlombaan di sebelas kelas yang berbeda di event yang resmi pula.

    Tepatnya di Sirkuit PLTA Mrican Kabupaten Banjarnegara beberapa waktu yang lalu. Untuk cerita lengkapnya ada DISINI. Suatu kenangan yang tidak akan mungkin dilupakan sama pria kelahiran 17 Agustus 1990 di Gombong Kebumen.

    Sama seperti pembalap seniornya doi hobi balap sejak usia belia yaitu pada usia 12 tahun sudah bermain dengan dunia adu kebut. Pamer kebolehan di jalan raya dan selalu jadi incaran penegak hukum jadi makanan sehari-hari.

    Tidak munafik kalau soal yang satu ini dia mengakui dengan jujur. Justru berawal dari dunia yang kata sebagian orang dunia hitam terlahir mental juara. Kerasnya kehidupan jalan raya justru disitulah keterampilannya menjinakkan kuda besi terasah dengan baik.

    Masuk ke sebuah club motor langkah awal dalam meraih cita-citanya yaitu memiliki sebuah team balap sekaligus merangkap mekanik handal. Pada tahun 2009 doi sudah mulai ikut event yang resmi walaupun masih bisa dihitung dengan jari.

    Sulitnya mendapat kepercayaan dari team merupakan suatu tantangan sendiri bagi pemuda yang sekarang sudah menetap di Yogyakarta itu. Beruntung ada temen yang mau meminjamkan motornya buat ikut balapan.

    Adi Perdana
    Adi Perdana

    Menang terbayar sudah rasa percaya orang lain ke dirinya. Buat mendaftar ke panitia doi terpaksa mengambil stock beras keluarga sebanyak 20 kg, lalu di jual ke warung yang berjarak 3 km dari rumahnya dengan alasan takut ketahuan sama bapaknya. Sekarang sudah ngga lah bro… dah taubatan nasuhah. wkwkwkwk

    Apapun yang doi bisa lakukan buat menyalurkan hasrat balapnya akan dia lakukan. Termasuk yang sedang dilakukan sekarang belajar otak atik motor sama gimana caranya menemukan setingan motor yang sesuai dengan gaya balapnya.

    Bukan suatu hal yang mustahil 10 tahun kedepan muncul sebuah nama seorang mekanik kondang yang terlahir dan dibesarkan dari kerasnya dunia balap. Lebih baik memulai sesuatu dari warna hitam yang pada akhirnya jalan kehidupannya akan berwarna putih, itu semboyan hidupnya.

    Yup… itu adalah sepenggal cerita dari seorng Adi Perdana. Siapa lagi nih yang mau menyusul menorehkan sejarah baru khususnya di dunia balap motor. Dunia yang lagi di gandrungi anak-anak muda sekarang.

    Pesan dari bang Napi tanpa harus mengesampingkan penggemar balap liar, balapanlah di event yang resmi dan diakui oleh Ikatan Motor Indonesia. Kan enak dijagain sama penegak hukum bukan sebaliknya. Indonesia menggu aksimu kawan… Good Luck.

    KOMENTAR