Yamaha YBR125 Laris Manis di Pakistan

    Yamaha YBR125 Laris Manis di Pakistan

    SHARE
    Yamaha YBR125
    Yamaha YBR125

    MESINBALAP.com – Untuk menjangkau pasar yang lebih luas serta berkompetisi dengan rival-rivalnya, Yamaha telah meresmikan sebuah pabrik baru di Karachi, Pakistan.

    Diperkirakan saat ini ada sekitar 1,7 juta pengguna sepeda motor di Pakistan karena kurangnya transportasi publik. Mayoritas sepeda motor di negara tersebut merupakan produk impor dari China, yang mana secara tampilan terbilang kuno alias kurang stylish.

    Pada April lalu, setelah mendirikan pabrik di Pakistan, Yamaha langsung memperkenalkan produk barunya, YBR125. Sebetulnya motor bermesin 125cc ini gak keren-keren amat, bahkan desainnya terkesan datar dan sederhana.

    Tapi siapa sangka YBR125 malah mendapat respon yang luar biasa di seluruh dealer Yamaha yang berjumlah 140 di Pakistan. Sampai sekarang motor ini masih laris manis dan banyak peminatnya.

    Yamaha YBR125 sendiri dibekali dengan mesin 125cc SOHC yang berspesifikasi Euro II OHV. Untuk standar orang Pakistan, motor ini mungkin sudah memiliki performa yang hebat. Powernya mencapai 9,6 HP, yang didapat pada rotasi mesin 8500 rpm, karakteristik output tersebut diklaim ideal untuk berkendara di medan yang keras.

    Soal kebutuhan bahan bakarnya, YBR125 dicukupi oleh tangki berkapasitas 12,5 liter. Motor ini dipasarkan dengan harga Rs 129.400 atau sekitar Rp 27,5 juta, dan tersedia dalam tiga pilihan warna; yakni biru, hijau dan merah.

    Produksi YBR125 di Pabrik Baru Yamaha Pakistan
    Produksi YBR125 di Pabrik Baru Yamaha Pakistan

    Yamaha tertarik untuk memperluas jaringan produksinya di Pakistan, salah satu negara yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan pasar yang tinggi. Target mereka adalah untuk meningkatkan kapasitas produksinya hingga 400.000 unit per tahun pada akhir 2020 mendatang.

    Kini Yamaha Pakistan telah mulai mengirimkan para enginer sera pimpinan produksinya ke markas pusat di Jepang guna mendapatkan pelatihan inti dalam bidang penjualan dan pelayanan.

    Sumber: Indiatimes

    KOMENTAR