Drag Bike Kudus 2015: Cerita di Balik Motorsport 2 Langkah, Seru Memang...

    Drag Bike Kudus 2015: Cerita di Balik Motorsport 2 Langkah, Seru Memang Tapi?

    SHARE
    Ninja ABRT
    Ninja ABRT

    MESINBALAP.com – Maksud hati ingin jadi yang tercepat tapi apa daya motornya ngangkat. Melambangkan suasana hati yang dialami oleh Niko Sakau (Bad Boys Net Not Yudha Jaya CV Sehati) di event Dragbike Kudus akhir pekan kemarin.

    Suasana sempat memanas ketika Fandi Pendol (Zyrof 47 Creampie Pekajaman) memimpin torehan waktu tercepat. Ditambah lagi pembalap sekelas Ari Madun, Mahmud Arjuna dan Kiky Codet belum turun ke arena pertempuran para Ninja, beban mental tentunya.

    Lampu start pun dinyalakan pertanda seorang joki harus melaksanakan tugasnya. Tidak banyak waktu buat berpikir panjang, hanya konsentrasi lalu bawa lari kuda besi secepat mungkin. Tembus 07,614 detik berada di urutan kedua belum membuat tenang joki asal Kota Kudus ini.

    Hingga pada akhirnya semua starter sudah melakukan start. Doi pun tersenyum puas walaupun hanya berada di peringkat kedua, kalah cepat dengan Ari Madun (Zyrof Creampie Pekajaman) yang menjadi pemenang di Kelas Sport 2T STD 150cc. Dan pastinya Ninja yang turun bukan Ninja sembarangan tapi para Ninja yang sudah terbiasa diajak ngebut di jalanan.

    Tidak mau ketinggalan Mahmud Arjuna (Hasil Jinitri CBM Motor Sport) berada di peringkat ketiga dengan best time 07,620 detik berhasil dipacu. Di awal balapan motornya sempurna nyaris tanpa cacat, wuuuss kencengnya.

    Dari kejauhan terlihat menjelang 200 meter terakhir roda belakang motornya bergoyang JIGO. Andaikan motornya tenang sampai garis finish menurut prediksi Mesinbalap bisa jadi pemenang di balapan kali ini.

    Di peringkat keempat dan kelima ada Kiky Codet (So Yoga 88), serta Fandi Pendol (Zyrof 47 Creampie Pekajaman) yang sempat diisukan akan main di event AHRS Cibinong. Atas intruksi pemilik team akhirnya doi main di Kudus dengan alasan motornya masih dalam tahap uji coba.

    Ari Madun (Zyrof Creampie Pekajaman)
    Ari Madun (Zyrof Creampie Pekajaman)

    Doi terlihat kalem sekalem laju motorya. hehehe, bercanda bro. Setidaknya kebagian amplop warna putih dari panitia, bisa buat ikut balapan lagi besok sama ikut nyumbang ke pak RT biar acara 17-an tambah rame. Kan tinggal hitungan hari Bangsa Indonesia akan merayakan kemerdekaannya. Capek balapan trek lurus, coba balapan lain misalnya balapan karung atau balapan makan kerupuk.

    Untuk kelas Sport 2T baik Standard ataupun Tune-Up selalu menarik dan menyedot banyak perhatian, tahu kenapa?? Yang pertama, semua motornya menggunakan satu produk pabrikan yaitu Kawasaki Ninja. Kalau dipikir One Make Race-nya Kawasaki ya disisni. Motor yang memang sudah lama dikenal orang bisa berlari kencang.

    Di jalan raya pun jangan pernah mencoba memanaskan suasana hati pengendara Ninja bisa panjang urusannya. Apalagi anak muda sekarang bangganya luar biasa kalau di garasi rumahnya ada Ninja Hatori yang sudah bisa diparkir.

    Perang Ninja
    Perang Ninja

    Urusan memikat kaum hawa jangan khawatir bro, yang punya wajah pas-pasan, tu cewek nempel juga kalau dah punya Ninja. Sorry, OTT (Out of Topic) sedikit biar ada suasana baru. hahaha

    Yang kedua, siapa pun pelaku balapan 201 M sekarang ini terutama motor 2-tak tentunya ingin menjadi bagian dari sejarah tersebut. Maksudnya mumpung motorsport 2 langkah masih dilombakan ukirlah prestasi sebanyak mungkin.

    Bisa jadi bahan cerita ke anak dan cucu besok!! “Kalau dulu, dulu banget mbah pernah menang dengan Ninja 150 di Kelas Sport 2 Tak”. Sampai kapan akan bertahan? Tidak ada yang tau.

    Yang jelas pabrikan sudah tidak memproduksinya lagi karena tidak lulus Ujian Nasional Level 3 gitu. Buat para klikers sudah harus siap-siap memikirkan langkah ke depannya. Lampu kuning sudah dikibarkan bro, selangakah lagi lampu merah. (Editor: Bayu)

    KOMENTAR