Yuk! Intip Spek Lengkap Skuter Listrik Garansindo-ITS

    Yuk! Intip Spek Lengkap Skuter Listrik Garansindo-ITS

    SHARE
    Skuter Listrik Buatan Indonesia
    Skuter Listrik Garansindo-ITS (Foto: Pius/Okezone)

    MESINBALAP.com – Bukanlah perkara yang sukar bagi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mengembangkan sepeda motor listrik sesuai dengan permintaan PT Garansindo Inter Global (GIG). Sebab sejatinya, seluruh teknologi yang disematkan pada prototype skuter listrik mereka dikembangkan berdasarkan apa yang sudah ada pada mobil listrik EZZY.

    Kesepakatannya, ITS ditugaskan untuk menciptakan sistem penggerak, alat pengatur baterai, monitor kerja unit dan penampang indikator, serta melakukan pengetesan prototype hingga berhasil dikonversi jadi model produksi. Sementara itu untuk penggarapan desain bodinya diserahkan kepada Italjet.

    ITS sendiri merupakan salah satu universitas yang terpilih dan dipercaya oleh pemerintah pada tahun 2012 untuk menciptakan mobil listrik nasional. Jadi pengalamannya di bidang teknologi sudah tak diragukan lagi. Sebagai catatan, ITS pernah menggarap proyek mobil listrik, bus listrik, kendaraan bertenaga surya, sampai pada kendaraan super hemat bahan bakar yang digunakan untuk bersaing di kompetisi tingkat dunia.

    Untuk skuter listrik yang masih dalam pengembangan ini, rancangannya diciptakan khusus untuk pemakaian dalam kota, dan komponennya 80 persen mengandalkan buatan dalam negeri, dengan kontribusi terbesar dai ITS juga. Setelah diproduksi nanti, diperkirakan harga skuter ini akan dipatok sekitar Rp 20 juta.

    Agus Mukhlisin, salah seorang petugas riset di ITS, memaparkan bahwa seluruh komponen penunjang proyek ini adalah buatan ITS sendiri, kecuali untuk baterai yang masih mengimpor dari Jepang atau China, sebab di Indonesia belum ada. Proyek pengembangan baterai di salah satu universitas dalam negeri pun masih belum memenuhi syarat untuk dipakai secara massal.

    Menurut Agus, opsi baterai yang mungkin digunakan ada dua, yakni lithium ion dan lithium iron phosphate (LiFePO4). Kapasitasnya sekali charge bisa untuk menempuh jarak sejauh 60 km, dengan pengisian ulang daya memakan waktu waktu 1,5 jam saja. Masa pakai baterai sendiri bisa sampai 10 tahun atau 3.000 kali charge.

    Spek teknis yang diusung oleh prototype skuter listrik Garansindo-ITS masih belum paten alias bisa berubah selama masih dalam masa pengembangan, hingga nanti benar-benar diproduksi. Jadwalnya, pada bulan desember mendatang versi pengembangan kedua akan diungkap ke publik, dan kemudian versi produksinya akan dilepas pada awal 2016.

    SPESIFIKASI LENGKAP SKUTER LISTRIK GARANSINDO-ITS:

    SASIS
    Dimensi : panjang 1.904 mm, lebar 687 mm, tinggi 1.086 mm
    Rangka : tubular
    Suspensi depan : telescopic
    Suspensi belakang : lengan ayun dengan monoshock
    Ban depan : 80/90 – 14 M/C 40P
    Ban belakang : 90/90 – 14 M/C 46P
    Rem depan : hidrolik piston tunggal
    Rem belakang : hub brake

    MOTOR LISTRIK
    Tenaga : 5 kW (6,7 tk)
    Operated voltage : 96 VDC
    RPM maksimum : 3.000 rpm
    Torsi : 15 Nm
    Sistem pendingin : cairan
    Penggerak transmisi : rantai atau sabuk

    MOTOR CONTROLLER
    Tenaga: 5 kW
    Operated voltage : 96 VDC
    Rated current : 50 ampere
    Driver : half bridge MOSFET 3 parallel
    Sensor : half effect
    Feature : programmable controller, current protection, RPM limiter, over temperature protection

    BATERAI
    Nominal Voltage : 97,2 Volt DC with charging voltage 113,4 Volt DC
    Kapasitas : 1980 Wh – Litihium Ion
    Maximum Discharge : 61,2 ampere
    Waktu pengisian : 1,5 jam untuk 60 km

    MONITORING SYSTEM
    Processor : Minicomputer 1 GHz
    Display : LCD layar sentuh
    Communication : CAN Bus Communication up to 1 Mbps
    Feature : Real time operating system

    BATTERY MANAGEMENT SYSTEM
    Kuantitas sel baterai : 5 – 36 sel baterai
    Tegangan maksimum : 25 – 180 Volt DC
    Input dan Output : 2 Digital Input, 3 Digital Output, 1 PWM Output to Control Fan
    Balancing : Self current balancing up to 200 mA measure 0,25 – 5 Volt per sel baterai.
    Resolution : Cell voltage resolution 1,5 mV
    Communication : Using CAN Bus Up to 1Mbps
    Feature : Design for Lithium Ion. Temperature sensing up to 4 Thermistor.

    Sumber: Kompas

    KOMENTAR