Dragbike Pemalang 2015: Sirkuit Licin tapi Skill Mumpuni Antarkan Dicky Ucil Menjadi...

    Dragbike Pemalang 2015: Sirkuit Licin tapi Skill Mumpuni Antarkan Dicky Ucil Menjadi Jawara

    SHARE
    Mesin motor Dicky Ucil overheat tapi malah juara
    Mesin motor Dicky Ucil overheat tapi malah juara

    MESINBALAP.com – Kuda besi Kawasaki Ninja 150cc milik Team Fan Terra Pekajaman berhasil menjadi pemenang di kelas Sport 2T Std 150cc di gelaran Dragbike Pemalang 2015, Minggu 6 September kemarin. Tapi di balik kemenangan itu sudah pasti lah ada peran besar dari sang jokinya yaitu Dicky Ucil, pembalap asal Kota Purbalingga Jawa Tengah.

    Kenapa bisa dibilang begitu? Lantaran kondisi lintasan Jalan Pemuda tempat berlangsungnya event Pemalang Dragbike 201 M kemarin termasuk dalam kategori lintasan yang licin.

    “Motor begitu start nggak bisa langsung diajak ngebut, baru menjelang jarak 150 meter menuju finish baru motor bisa digasss sekencang-kencangnya. Kalau di awal start sudah digasss poll akan banyak waktu yang terbuang karena joki sibuk ngurusin roda belakang yang bergoyang ala goyang pantura”, gitu taktiknya Rully PM yang mengantarkannya finish di urutan ketiga.

    Seperti cerita lama di dunia Drag Bike, khususnya kelas Sport Frame Standart. Setiap motor yang di awal lomba mengalami overheat mesin pada akhirnya akan menjadi pemenang. Entah karena kebetulan atau memang penampilan Dicky Ucil yang lagi on-fire.

    Kalau bicara soal apa rahasia di balik motor ini, tentu jawabanya sederhana saja. Cukup mengandalkan pengapian milik Suzuki RC dengan alasan pengapiannya oke banget dan menggunakan karbu standar yang direamer menjadi 30 mm. Tidak ada banyak perubahan dibanding event sebelumnya.

    Bayu Ucil
    Bayu Ucil

    Terus buat menghadapi event yang menjadi salah satu barometernya dunia trek lurus yaitu AHRS Dragbike Championship akankah ada perubahan setingan motor? Sementara best timenya kemarin hanya mencapai 08,048 detik, masih jauh banget dengan catatan waktu team lainnya.

    Rully PM
    Rully PM

    “Rencana awal hari ini untuk mengetahui seberapa kencang laju motor. Bisa melaju segitu, ya itu tadi kondisi lintasan yang licin sehingga motor tidak bisa maksimal larinya”, ungkap joki asal Kebumen itu ketika ditanya kenapa laju motornya berada di kisaran 08,2 detik.

    Menurut pantauan Mesinbalap selama berlangsungnya balapan, dari 14 starter hanya Dicky Ucil lah yang mulus sewaktu start hingga menyentuh garis finish. Sedangkan pembalap asal Kota Semarang yakni Dwi Batang (OJ Gila Sapi Berang–Berang) di awal start memang mulus, namun menjelang 100 M terakhir motornya mulai bergoyang ria.

    Nasib yang sama juga menimpa Rully PM (HA FT HK MC Racing), malah ada bisikan motornya Ruly ikutan juga. Di peringkat empat ada Aseng Tato (BG Fast Rembes Speed) dan ditutup sama Wibi Kambing (V-Tech Racing Family Salatiga).

    Sementara itu, rekan satu team Dicky yakni Jhon PK, pembalap asal Madura yang jauh-jauh datang terpaksa harus out dari posisi lima besar. Niko Sakau (Kudus), Bayu Ucil (Purwodadi), dan Ari Madun (Yogyakarta) kompak keluar juga dari lima besar. Revans di seri Banjarnegara bro. (Editor: Bayu)

    MORE PHOTO:

    KOMENTAR