Motoprix Jogja 2015: Rere Berpeluang Besar Juara Regional, Honda Siap Rusak Formasi?

    Motoprix Jogja 2015: Rere Berpeluang Besar Juara Regional, Honda Siap Rusak Formasi?

    SHARE
    Reynaldi Pradana
    Reynaldi Pradana

    MESINBALAP.com – Seri ke-4 Kejurnas Motoprix 2015 Region 2 Pulau Jawa yang berlangung di sirkuit Non-Permanen Maguwoharjo Yogyakarta menghadirkan perang besar antara kubu Honda dengan seteru abadinya yakni Yamaha.

    Yup gimana tidak perang, hanya dua team pabrikan inilah yang setia dengan Motoprix, pabrikan lainnya hilang ditelan bumi. Dari hasil QTT kemarin Yamaha berpeluang besar buat memenangkan perlombaan. Ibarat kata tak ada celah sedikit pun buat lawan untuk finish terdepan.

    Yang paling menarik buat diperhatikan dan ditunggu banyak orang adalah kelas MP1 dan MP2. Reynaldi Pradana (Yamaha Yamalube Bien WHK 35 NHK FDR) hanya butuh finish di depan Aldhila Eka Dharma (Yamaha Yamalube Putra Anugrah KYB NHK FDR).

    Peluang ini bertambah besar karena pagi ini Rere akan start di garis terdepan dengan best time 46,495 detik, berselisih 0,006 detik dengan Aldhila dan best speed 92,913 km/jam.

    Di peringkat ketiga pemenang seri sebelumnya ada Wawan Hermawan (Astra Motor Racing Team Yogjakarta) yang hanya bisa mencatatkan waktu 46,622 detik. Cerita tentu akan berubah lain apabila doi di penghujung waktu tidak terjatuh.

    Wawan Hermawan
    Wawan Hermawan

    Konsentrasi doi buyar dan motor pun terpaksa mampir ke mekanik sesaat. Walah nasib bro, masih penyisihan kan belum final. Besar sekali pengaruh teknologi ECU aRacer yang dipasang di motornya Wawan. Begitu keluar motornya langsung ngacir…

    Reynaldi yang ditemui sebelum balapan dengan rasa optimis yang tinggi dia hadir di Yogyakarta. Kalau tidak ada trouble pada motornya ataupun terjatuh di pertengahan pertandingan doi akan berusaha sekuat tenaga buat finish di depan.

    Maguwoharjo akan menjadi saksi kalau mantan pembalap garuk tanah ini bakal mengukir sejarah baru yaitu dengan menjuarai Kejuaraan Nasional Motoprix Regional 2. Pak Haji Bien selaku pemilik team terlihat setia berada di pingir lintasan.

    Aldhila Eka Dharma
    Aldhila Eka Dharma

    Begitu juga dengan para mekanik sejak pagi sibuk mengatur strategi buat QTT. Ditanya strategi apa hari ini dan apa persiapan yang telah dilakukan sama team sebelum datang?

    “Strateginya sederhana saja, gasss terus sampai ada bendera berkibar menandakan waktu QTT habis. Persiapannya tidak begitu banyak, setingan motor pun masih menggunakan setingan kemarin”, cerita salah satu kru yang rencanyanya tahun depan akan menggunakan produk sponsor untuk karbu mereka yakni Uma Racing.

    Masih ada waktu dalam hitungan jam apakah Bien Racing pulang membawa kebahagian atau malah dirusak sama team Honda. Tunggu updatenya besok pagi. (Editor: Bayu)

    KOMENTAR