Motoprix Jogja 2015: Panasnya Persaingan di Kelas MP2, Aldhila Keluar Sebagai Juaranya

    Motoprix Jogja 2015: Panasnya Persaingan di Kelas MP2, Aldhila Keluar Sebagai Juaranya

    SHARE
    Aldhila Eka Dharma
    Aldhila Eka Dharma

    MESINBALAP.com – Selalu berada di barisan terdepan dan tidak melakukan kesalahan sedikit pun itulah Aldhila Eka Dharma, pembalap dari team Yamaha Yamalube Putra Anugrah KYB NHK FDR SSS Excell FIM Ardian’s. Semakin banyak lap yang dilalui laju motor karya mekanik kawakan macam Heru Kate ini semakin sulit dikejar oleh lawan.

    Kemenangan doi di sirkuit Maguwoharjo kemarin menjadi motivasi lebih buat menyambut seri pamungkas Kejurnas Motoprix tahun ini. Siapa yang berhak disebut juara Regional 2 di kelas MP2 akan ditentukan di kota Purwokerto pada tanggal 3–4 Oktober 2015.

    Satu trip di bawahnya ada Syahrul Amin di bawah bendera Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing Team. Mengawali start dari posisi keempat dengan tekanan yang tinggi untuk kelas bebek seperempat angsa kembali naik podium.

    Cara membawa motornya terlihat tenang dengan mengatur ritme balapan. Baru memasuki pertengahan lap kuda besi yang ada di depanya disikat habis. GAP waktunya waduh banyak kali 9,486 detik dengan Tomy Salim (HBLT Motul) yang mengendari Honda.

    Sirkuit Maguwoharjo kembali menjadi saksi bisu buat Dicky Ersa dari team Yamaha Bahtera Racing, untuk kelas MP3 doi berhasil menjai juara Regional 2. Hampir sama dengan cerita juara Regional di kelas MP1, untuk bisa menjadi pemenang jalan yang ditempuh tidak lah mudah.

    Syahrul Amin
    Syahrul Amin

    Tidak selamanya jalan yang akan ditempuh itu lurus, ada kalanya jalan yang dilewati berbelok seperti lintasan. Menyatukan sifat dari orang–orang yang terlibat di dalam team adalah kunci keberhasilan suatu team balap. Cerita Novi Endaryono sewaktu bertemu di gelaran OMR Yamaha di kota Pati beberapa waktu yang lalu.

    Dicky Ersa sejatinya bisa finish di urutan ketiga sebelum ketahuan melakukan jump start. Sebagai hukumannya, doi mendapatkan tambahan waktu dua puluh detik, yang pada akhirnya Dicky finish di posisi keenam.

    Dicky Ersa
    Dicky Ersa

    Dengan tambahan 10 poin sudah cukup buat pembalap asal Kalimantan ini untuk meraih impiannya. Dari keseluruhan seri, 145 poin sudah dikumpulkan, meskipun menyisakan satu seri lagi yang tidak akan terkejar sama rekan satu teamnya yaitu Daffa Krisna Putra.

    Nah bro seri pamungkas besok diprediksi akan semakin panas. Menyisakan beberapa kelas yang belum ada juara Regionalnya. Tidak kalah menarik juga yaitu siapa yang bakal jadi terbaik di kelas MP1 dan MP3.

    KOMENTAR