IRRC 2015 Seri 5: Mantab Bro, The Baby Ninja Juara Nasional Supersport...

    IRRC 2015 Seri 5: Mantab Bro, The Baby Ninja Juara Nasional Supersport 600cc

    SHARE
    Ahmad Yudhistira (Kawasaki Manual Tech) - IRRC 2015 Seri 5 Sentul
    Ahmad Yudhistira (Kawasaki Manual Tech)

    MESINBALAP.com – H.A Yudhistira, pembalap yang bernaung di bawah team Kawasaki Manual Tech dinobatkan sebagai Juara Nasional untuk kelas Supersport 600cc Tahun 2015. Kepastian ini didapat setelah race pertama Kejurnas Balap Motor 2015 (putaran ke-5) yang berlangsung pada hari Sabtu di sirkuit International Sentul, Bogor, Jabar.

    Total point yang dikumpulkan Yudhistira sudah tidak bisa dikejar lagi sama M.Dwi Satria (Honda Wahana Dunia Motor). Ditambah lagi dengan podium pertama di race ke-2, wah makin jauh deh.

    Pemuda kelahiran 30 April 1993 itu merupakan seorang petarung handal. Bagaimana tidak, di event level Asia kemarin yang berlangsung di Qatar dengan menggunakan Kawasaki Ninja ZX-6R doi berhasil finish di podium ketiga di race 1 dan menyodok podium kedua di race 2.

    Di putaran ke-5 Indonesia Road Racing Championship 2015 dengan menggunakan motor yang sama tetapi speknya sudah diturunkan 5 HP, Yudhistira tetap berada di depan.

    “Motor enak dipakai buat event kali ini, makanya saya bisa bertahan dan finish di depan. Ucapan terima kasih untuk semua kru, mekanik dan semua sponsor yang sudah men-support saya”, kata Yudihistira setelah perlombaan selesai.

    Yudhistira vs Sudarmono - IRRC 2015 Seri 5 Sentul
    Yudhistira vs Sudarmono

    Dengan mengunakan kuda besi Honda CBR600RR, duet Astra Motor Racing Team yakni Sudarmono dan Aditya Pangestu tidak bisa berbuat banyak. Penampilan agresif Sudarmono sewaktu lampu start dimatikan dan kepiawainya melibas tikungan lah yang membuat doi selalu menempel ketat pembalap yang berada di depannya.

    “Sempat overtake Yudhistira sebanyak empat kali, pada akhirnya tetap kalah juga. Untuk balapan kali ini seru karena bisa berada di barisan depan. Untuk kedepannya saya akan belajar lagi dan mengevaluasi gaya balap saya. Senang bisa finish kedua, tahun lalu saya jatuh terus (walah jatuh bangun niyee)”, ungkap Sudarmono.

    MORE PHOTO:

    KOMENTAR