Drag Bike 2016: Banyak Regulasi Baru Bermunculan, Ada Kelas Seeded di Kejurnas

    Drag Bike 2016: Banyak Regulasi Baru Bermunculan, Ada Kelas Seeded di Kejurnas

    SHARE
    Dragbike 2016 Seperti Inilah Gambarannya Nanti
    Dragbike 2016 Seperti Inilah Gambarannya Nanti

    MESINBALAP.com – Sekilas info buat penggila trek lurus. Dunia balap tanah air sekarang ini tentunya sudah tidak asing lagi dengan balapan trek lurus atau yang lebih dikenal dengan sebutan Drag Bike.

    Dragbike sendiri sudah menjadi salah satu ajang balap motor yang bergengsi dan populer di kalangan para biker Nasional. Terutama untuk kalangan anak muda yang ingin mengasah kemampuan balapnya di lintasan sepanjang 201 m.

    Pada tanggal 10-11 Oktober 2015 kemarin di kota Surabaya, tepatnya di Park Kenjeran berlangsung hajatan akbar buat pecinta Dragbike tanah air. Event yang berlabel Grand Final CST Kejurnas Drag Bike 2015 itu memunculkan nama Alvan Cebong (TK JFK VND TYB K-IJO IRC) sebagai Juara Nasional dengan total point 176.

    Nah buat menghadapi musim balap tahun 2016, Nugroho Wijayanto selaku Komisi Roda Dua dan juga Pengurus IMI DIY memberikan penjelasan panjang lebar soal regulasinya. “Untuk Kejurnas, kelas utama yang dilombakan sama dengan tahun 2015 yaitu kelas Bebek 4T TU 130cc, kelas Bebek 4T TU 200cc, kelas Sport 2T TU Rangka Standard dan Kelas Matic TU 200cc”, buka Nugroho Wijayanto.

    Mulai tahun depan setiap pembalap diizinkan untuk mengikuti perlombaan sampai delapan kelas. “Dengan sistem perlombaan akan memainkan dua babak yakni babak penyisihan dan babak final. Satu motor hanya diperbolehkan untuk dua pembalap saja. Setiap pembalap hanya diijinkan mengikuti delapan kelas, termasuk kelas pendukung (Supporting Class)”, lanjut pria yang akrab dipanggil Anto itu.

    Alvan Cebong, Juara Nasional CST Kejurnas Drag Bike 2015
    Alvan Cebong, Juara Nasional CST Kejurnas Drag Bike 2015

    Kelas Seeded juga akan digulirkan mulai musim depan di Kejurnas Dragbike, namun ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pembalap seperti akumulasi poin dan juga prestasi pembalap di daerahnya masing-masing.

    “Untuk tahun 2016 nanti akan ada kelas Seeded. Adapun syarat dan ketentuan buat pembalap yang turun di kelas Seeded adalah: pertama, point pembalap di Kejurnas menempati posisi satu sampai dengan tiga. Kedua , usulan dari Pengrov IMI. Ketiga, pengamatan dari komisi balap motor, yang dimaksud disini prestasi seorang pembalap di daerah tersebut. Contohnya siapa sih yang tidak mengenal Eko Chodox? Semua penggila Dragbike mengenal dia, maka dia pantas masuk ke kelas Seeded”, terang Pengurus IMI DIY itu.

    Namun, pembalap yang sudah masuk di area Seeded dilarang ikut ambil bagian di kelas Pemula. Sebaliknya, joki permula dipersilahkan turun di kelas Seeeded, dengan catatan tentu prestasi dan poinnya di Kejurnas cukup memadai.

    Eko Chodox Tentu Bsa Masuk Kelas Seeded
    Eko Chodox Tentu Bisa Masuk Kelas Seeded

    “Untuk pembalap yang sudah masuk di kelas Seeded dilarang mengikuti balapan di kelas Pemula, akan tetapi pembalap pemula boleh mengikuti balapan di kelas Seeeded. Dan yang paling penting adalah soal keselamatan pembalap itu sendiri. Semua pembalap diwajibkan menggunakan wearpack, baik itu di event daerah atau event nasional”, tutup bung Anto.

    Satu hal yang perlu digaris bawahi bro, semuanya ini masih belum final. Finalnya nanti setelah diadakannya Rakernas Pengrov IMI yang rencannya akan berlangsung bulan Desember 2015 mendatang.

    So, untuk kamu para Dragbiker alangkah lebih baik untuk mempersiapkan diri mulai dari sekarang terutama soal keselamatan. Rajinlah menabung buat beli wearpack, kita semua tahu kalau harga wearpack itu tidaklah murah tapi itu semua demi anda sendiri. Kata orang Japan anzeng dai ichi utamakan keselamatan. (Dian/eSW)

    KOMENTAR