Anggap Manuver Rossi Tak Sportif, Repsol Ancam Cabut dari MotoGP

    Anggap Manuver Rossi Tak Sportif, Repsol Ancam Cabut dari MotoGP

    SHARE

    RepsolMESINBALAP.com – Repsol, produsen minyak asal Spanyol sekaligus sponsor resmi pabrikan Honda di MotoGP sejak 1995, mengancam akan hengkang dari kejuaraan balap motor paling bergengsi itu, menyusul tragedi kontroversial di Grand Prix Malaysia akhir pekan kemarin.

    Dalam statement resminya, Repsol menilai bahwa manuver Valentino Rossi di lap ke-7 GP Sepang kemarin tidak sportif, yang mencederai nilai-nilai luhur dari kompetisi balap motor itu sendiri. Kendati Rossi bersikukuh tidak menendang Marquez, namun dia crash karena manuvernya.

    “Di lap ketujuh lomba, Marquez dan Rossi tenggelam dalam pertempuran sengit untuk berebut podium ketiga dengan beberapa overtaking antara keduanya. Aksi Italia mutlak disengaja, melakukan tendangan yang tidak sportif terhadap pembalap Repsol Honda hingga membuatnya terjatuh ke tanah”, tulis Repsol dalam statement resminya.

    “Meskipun Marquez bisa lolos tanpa cedera, (tapi) bagi Repsol manuver Rossi mutlak tidak bisa diterima karena mengancam keselamatan: (dilakukan) secara terencana dan tidak sportif. Repsol menganggap ini sebagai tindakan tidak sportif, yang tidak sesuai dengan nilai-nilai olahraga dan kompetisi.”

    Repsol sebagai salah satu sponsor paling tua di MotoGP sejak era 60an, meminta regulasi yang jelas menyangkut keselamatan pembalap. Sebelumnya juga sempat dikabarkan kalau beberapa fans Rossi mendatangi paddock Repsol Honda dengan mimik kesal, namun berhasil dihalau keluar oleh Alex Marquez.

    “Repsol sangat sedih dengan situasi seperti ini di Sepang, terutama karena perusahaan merasa bangga dengan nilai-nilai olahraga: Persahabatan, semangat kompetitif dan komitmen dari para pembalap. Tanpa nilai-nilai ini, tidak masuk akal bagi Repsol untuk berpartisipasi dalam dunia olahraga sebagai sponsor”, lanjutnya.

    “Repsol juga menyerukan regulasi yang jelas dan kuat demi kepentingan keselamatan dan integritas fisik pembalap, yang menghukum perilaku seperti ini dengan jelas dan tegas.”

    KOMENTAR