Jelang MotoGP Valencia 2015: Menanti Taktik Jitu Valentino Rossi

    Jelang MotoGP Valencia 2015: Menanti Taktik Jitu Valentino Rossi

    SHARE

    Menanti Taktik Jitu Valentino RossiMESINBALAP.com – Tragedi senggolan di GP Malaysia akhir pekan lalu sedikit banyak memang telah memupuskan harapan Valentino Rossi dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015. Kini menatap seri pamungkas GP Valencia bulan depan, The Doctor dipaksa berpikir keras soal strategi apa yang harus diterapkannya disana.

    Sebab Rossi tak pernah bermain apik di Valencia, bahkan sirkuit itu memang tak disukai The Doctor. Terakhir kali Rossi menang adalah pada musim 2003 ketika membalap bersama Honda dan musim 2004 ketika membela Yamaha. Sementara para joki Spanyol sudah pasti tak akan main aman di negerinya sendiri. Namun, di balik itu, Valencia terkenal sebagai lintasan dengan cuaca yang tak menentu, kadang hujan kadang panas.

    Terlepas dari skandal Lorenzo-Marquez, saat ini Rossi mengantongi 312 poin dengan keunggulan 7 poin dari Lorenzo di klasemen sementara MotoGP 2015. Namun, sangat kecil kemungkinan Rossi bisa menang andaikan dia harus start dari grid belakang.

    Seandainya Rossi mau bermain aman di Sepang kemarin (katakanlah cukup finish di posisi ke-4) tentu gelar juara dunia ke-10 dengan mudah digenggamnya. Sayangnya, Rossi terjebak permainan Marquez dan terkena getahnya. Alhasil, ganjaran penalti 3 poin dan start paling belakang di Valencia.

    Namun, Rossi masih bisa menggenggam gelar juara dunia di Valencia, andaikan:

    1. Rossi finish di depan Lorenzo
    3. Lorenzo finish pertama dan Rossi kedua
    4. Lorenzo finish ke-2 dan Rossi ke-3
    5. Lorenzo finish ke-3 dan Rossi finish ke-6
    6. Lorenzo finish ke-4 dan Rossi finish ke-9
    7. Lorenzo meraih 5 poin dan Rossi 11 poin
    8. Lorenzo finish ke-7 dan Rossi ke-13
    9. Lorenzo meraih 8 poin dan Rossi 14 poin
    10.Lorenzo finish ke-9 dan Rossi ke-15
    11. Rossi dan Lorenzo tidak finish atau tidak mendapat poin
    12. Lorenzo finish ke-10 atau terjatuh

    KOMENTAR