Jelang MotoGP Valencia 2015: Diam-Diam Nakamoto Kagumi Valentino Rossi

    Jelang MotoGP Valencia 2015: Diam-Diam Nakamoto Kagumi Valentino Rossi

    SHARE

    Diam-Diam Nakamoto Kagumi Valentino RossiMESINBALAP.com – Tensi panas memang tengah melanda paddock MotoGP menyambut ronde terakhir MotoGP 2015 yang rencananya akan digelar akhir pekan ini di Valencia, Spanyol. Pertikaian antara Valentino Rossi dengan Marc Marquez di Sepang lalu yang menjadi penyebabnya.

    Jika dipandang dari segi tontonan, ini jelas bagus dan rating MotoGP tentu naik pesat, apalagi tiket GP Valencia sudah ludes terjual. Namun, di balik itu, ada efek negatifnya yaitu tensi panas yang tak hanya terjadi antar pembalap dan tim MotoGP, namun juga para fans boy di seluruh dunia yang makin kesini makin terus saling menghujat.

    Itu sebabnya Wakil Presiden HRC, Shuhei Nakamoto, tak mau bicara sembarangan soal insiden Rossi-Marquez di Sepang lalu yang bisa jadi malah menambah keruh atmosfir MotoGP.

    Nakamoto mengaku hanya bicara soal fakta dan mengesampingkan yang namanya asumsi. “Kami selaku HRC sangat menyesal situasi ini telah tercipta”, buka Nakamoto saat ditanyai soal situasi terkini setelah GP Sepang Malaysia.

    BACA JUGA: Honda Buka Data Telemetri Motor Marquez

    Kendati dalam pernyataannya keukeh menganggap Rossi menendang motor Marquez, namun Nakamoto tetap menghormati The Doctor. Menurutnya, Rossi merupakan juara terhebat sepanjang masa di MotoGP dan sangat pantas mendapatkan gelar juara dunia ke-10 musim ini.

    “Valentino adalah juara terhebat sepanjang masa di olahraga kami (MotoGP). Kami percaya dia sudah melakukan pekerjaan hebat sepanjang musim ini dan jika dia meraih gelar juara dunia (tentu) dia benar-benar layak mendapatkannya, karena dia konsisten dan sangat cepat sepanjang tahun. Faktanya dia berusia 36 tahun yang semakin menambah rasa hormat terhadapnya”, ucap Nakamoto.

    Terkait banding yang dilayangkan Rossi ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Dunia (CAS), Nakamoto menganggap itu merupakan hak Rossi. “Itu haknya. Kami akan menghormati keputusan CAS”, sambung Wakil Presiden HRC itu.

    KOMENTAR