Berita MotoGP Jelang Valencia: Marquez Mengaku Lihat Rossi Menendang Lengannya

    Berita MotoGP Jelang Valencia: Marquez Mengaku Lihat Rossi Menendang Lengannya

    SHARE
    Ilustrasi senggolan Rossi-Marquez di Sepang (Marca)
    Ilustrasi senggolan Rossi-Marquez di Grand Prix Sepang (Foto: MARCA)

    MESINBALAP.com – Marc Marquez mengakui belum pernah sekalipun mengalami perseteruan panas seperti yang terjadi dengan Valentino Rossi di MotoGP Sepang Malaysia dua minggu yang lalu.

    Joki Repsol Honda itu harus keluar dari perlombaan setelah Rossi sengaja membuatnya melebar di tikungan 14 lap ke-7 (menurut RD MotoGP) dan akhirnya terjatuh. Rossi dijatuhi hukuman 3 poin pinalti yang bisa membuatnya start dari posisi belakang di GP Valencia akhir pekan ini (dengan catatan jika banding Rossi tidak diterima CAS).

    “Sepanjang karirku, aku telah mengalami banyak pertempuran tapi aku tidak pernah merasa seperti ini. Di tikungan itu Valentino menyalipku tapi kemudian aku melihatnya benar-benar lurus dan menatapku dan banyak menghentikan (lajuku)”, ujar Marquez, dilansir dari Autosport.

    Marquez mengatakan bahwa dia melihat Rossi menendang lengan dan rem depan motornya dengan menggunakan kaki. Sementara di posisi tersebut Marc tak bisa melakukan apapun selain menunggu.

    “Aku hanya menunggu karena tidak ada yang bisa dilakukan di titik tersebut dan kemudian aku melihat kakinya menendang lenganku dan rem depanku, dan kemudian aku terkunci roda depan (motorku) dan terjatuh”, sambung MM.

    BERITA TERKAIT: Honda Siap Buka Data Telemetri Motor Marquez

    Kendati demikian, pembalap berdarah Spanyol tersebut ingin melupakan insiden senggolan yang terjadi antara dirinya dengan Rossi di Sepang kemarin. “Ini merupakan Minggu yang sulit setelah apa yang terjadi di Sepang tapi aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk meletakkannya di belakangku”, ucap Marquez dalam rilis HRC sore ini.

    “Kami ingin finish dengan catatan tinggi. Aku berharap peristiwa seminggu terakhir dapat diletakkan di belakang kami dan kami bisa fokus di balapan.”

    Menyusul statement Wakil Presiden HRC Shuhei Nakamoto, kini Honda gantian menantang Dorna, FIM dan Media untuk membuka data telemetri motor Marquez. “Akuisisi data (telemetri) motor Marc tersedia jika ada orang dari Dorna, FIM atau Media ingin memeriksanya”, kata Nakamoto kemarin.

    KOMENTAR