Berita Terbaru MotoGP: CAS Tolak Intervensi Lorenzo dalam Kasus Rossi

    Berita Terbaru MotoGP: CAS Tolak Intervensi Lorenzo dalam Kasus Rossi

    SHARE
    Berita Terbaru MotoGP Jelang Valencia: CAS Tolak Intervensi Lorenzo dalam Kasus Rossi
    Berita Terbaru MotoGP Jelang Valencia: CAS Tolak Intervensi Lorenzo dalam Kasus Rossi

    MESINBALAP.com – Menjelang ronde terakhir MotoGP Valencia akhir pekan ini ternyata Jorge Lorenzo ketahuan berniat melakukan intervensi dalam kasus Valentino Rossi. Tentu ini sangat mengejutkan, mengingat Rossi yang merupakan rekan setimnya sendiri sedang menunggu hasil bandingnya dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang berkantor pusat di Lausanne, Swiss.

    Sebagaimana dilansir dari Motorcyclenews (Rabu 4/11 dini hari), pembalap Spanyol tersebut memohon kepada CAS untuk menolak banding yang diajukan oleh Rossi terkait hukuman 3 poin penalti yang diterimanya sejak GP Sepang lalu.

    Sebetulnya manuver Lorenzo ini juga tidak perlu dianggap aneh, kendati dia rekan setim Rossi dan ingin ikut campur urusan orang lain. Pasalnya JL saat ini merupakan satu-satunya rival Rossi dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015 yang akan ditentukan di sirkuit Ricardo Tormo nanti.

    “Pada 2 November 2015, pengacara yang bertindak atas nama Jorge Lorenzo mengajukan permohonan untuk intervensi agar dapat berpartisipasi atas namanya di Arbitrase CAS antara Valentino Rossi dan FIM”, tulis CAS dalam pernyataan singkatnya, dilansir dari Motorcyclenews.

    Namun, dalam statement resminya CAS terang-terangan menolak permohonan Jorge Lorenzo yang ingin ikut andil dalam banding Rossi atas FIM di Pengadilan Arbitrase Olahraga.

    “Sore ini, CAS memberitahu pihak (pengacara Lorenzo) bahwa permohonan Mr Lorenzo tersebut ditolak. Dengan demikian, Arbitrase CAS akan terus melanjutkan (banding) antara Valentino Rossi dan FIM saja”, tegas CAS.

    Seperti kita ketahui, Rossi meminta hukuman yang dijatuhkan FIM untuk ditangguhkan sementara dan banding yang ia layangkan ke CAS akan diumumkan paling lambat hari Jum’at nanti.

    KOMENTAR