MotoGP Valencia 2015: Rossi Akui Sudah Putus Asa, Hanya Akan Berusaha Maksimal

    MotoGP Valencia 2015: Rossi Akui Sudah Putus Asa, Hanya Akan Berusaha Maksimal

    SHARE

    MotoGP Valencia 2015: Rossi Akui Sudah Putus Asa, Hanya Akan Berusaha Maksimal

    MESINBALAP.com – Pasca babak kualifikasi Q2 Grand Prix Valencia tadi, Valentino Rossi membuat pernyataan yang cukup mengejutkan. Pembalap Movistar Yamaha ini mengaku sudah putus asa, bahkan sejak hari Kamis kemarin (mungkin setelah membaca putusan CAS).

    Tidak dapat dipungkiri, Rossi nampak sangat tertekan dan itu terlihat di raut wajahnya sepanjang sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Hingga akhirnya dia crash di turn 8 menjelang akhir sesi Q2.

    Namun, sembilan kali juara dunia MotoGP tersebut mengatakan hanya akan berusaha secara maksimal, kendati balapan besok bakal sangat sulit buatnya. Mengingat juga Rossi harus start dari posisi 26, tepat di belakang Broc Parkes (ART).

    “Sejak hari Kamis saat aku tahu harus start dari belakang, situasinya cukup (membuatku) putus asa. Jadi ini tetap sangat, sangat sulit. Aku hanya akan berusaha semaksimal mungkin dan menjalani balapan yang baik sejak awal hingga akhir dan melihat apa yang terjadi”, kata Rossi, dilansir dari Crash.

    Rossi sendiri hanya sanggup mengukir 1 menit 31,471 detik di Q2 atau lebih lambat 1,460 detik dari Jorge Lorenzo. Akan tetapi dia melakukan kesalahan yang membuatnya crash di turn 8.

    Rossi start dari posisi belakang
    Rossi start dari posisi belakang

    “Di pagi hari semuanya lebih mudah. Sore hari aku kehilangan grip (ban) dan berjuang keras. Jadi kami putuskan ikut kualifikasi karena kami tidak tertekan soal catatan waktu dan untuk mencoba modifikasi lainnya. Tapi sayangnya tidak berhasil”, sambungnya.

    “Jadi kami putuskan (menggunakan) ban kedua (dan) kembali ke setingan normal. Karena setelah sektor kedua aku cukup cepat, tapi kemudian aku melakukan kesalahan dan terjatuh. Tapi ini tidak merubah apa pun untuk besok karena toh aku harus start dari belakang.”

    Rossi sebtulnya berharap Lorenzo tidak mendapatkan pole position tapi justru sebaliknya, Lorenzo malah pole position dan mencetak rekor baru. “Yang pasti kami berharap Jorge tidak mendapat pole position dan Honda kuat, tapi Jorge lebih cepat. Pokoknya tidak mungkin bisa memahami apa yang akan terjadi di balapan, di barisan depan. Kami hanya perlu berkonsentrasi dan berusaha menyempurnakan setingan”,¬†terangnya.

    Perang catatan waktu terus terjadi sepanjang Q2 antara Lorenzo dengan dua pembalap Honda Marquez dan Pedrosa. “Sepertinya Jorge sangat cepat, tetapi duo Honda juga sangat cepat. Mereka punya kecepatan yang bagus. Jadi aku pikir mereka akan berjuang demi kemenangan. Tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi besok”, tutup Rossi.

    KOMENTAR