Berita MotoGP: “Sudah Tak Kompetitif, Rossi Tak Seharusnya Tuding Marquez”, nilai Schwantz

    Berita MotoGP: “Sudah Tak Kompetitif, Rossi Tak Seharusnya Tuding Marquez”, nilai Schwantz

    SHARE
    Valentino Rossi Yamaha MotoGP
    Valentino Rossi (Foto: Yamaha MotoGP)

    MESINBALAP.com – Legenda MotoGP Kevin Schwantz menilai bahwa Valentino Rossi telah memetik hasil dari apa yang ia tanam. Kegagalan Rossi meraih gelar juara dunia bukan disebabkan oleh konspirasi Spanyol yang belakangan didengungkan Rossi. Melainkan karena buruknya performa Rossi dalam tiga balapan terakhir musim ini.

    Dengan melancarkan perang urat syaraf beserta tudingan bermacam-macam, Rossi tak ubahnya membuat suatu masalah yang malah mengancam gelarnya sendiri. Dan faktanya memang psywar The Doctor ‘gak work’ buat Marc Marquez alias senjata makan tuan.

    Rossi tak semestinya melakukan hal itu. “Valentino membuat masalah di konferensi pers hari Kamis (jelang GP Sepang) menuduh Marc (bersekongkol dengan Lorenzo) di Australia”, ujar Schwantz kepada laman Motorsport.

    “Itu jadi alasan yang tepat buat Marc (untuk mengganggunya), ‘Oke aku akan bermain-main denganmu akhir pekan ini!’ Rossi kemudian merasa lelah dan mengakui bahwa dia melakukan suatu kesalahan.”

    Mantan pembalap Suzuki di Era GP500cc itu menilai bahwa seri MotoGP Phillip Island 2015 adalah balapan terbaik tahun ini. Tapi tudingan Rossi terhadap Marquez di Australia tak masuk akal.

    “Grand Prix Australia memang balapan terbaik tahun ini. Rossi menuding Marquez sedang bermain-main dengannya untuk mengganjal lajunya. Okelah, selalu ada kemungkinan untuk itu”, lanjut lelaki kelahiran 1964 itu dalam wawancaranya dengan Motorsport.

    Rossi, Schwantz & Marquez
    Rossi, Schwantz & Marquez (Foto: Crash)

    “Namun, dia menuding laju Marc yang super cepat di lap terakhir dan aku pikir itu bukanlah bukti dari kebenaran ucapannya. Aku rasa Marc sudah benar, dia perlu menjaga kondisi bannya.”

    “Aku berkaca saat aku dan Wayne Rainey bertarung dan kami berdua cukup sering mencetak fastest lap di putaran terakhir. Tapi dari sudut pandangku, tidak ada alasan yang sah bagi Rossi untuk ngomporin (Marquez) setelah Australia.”

    Kini gelar juara memang resmi milik Jorge Lorenzo. Namun, Schwantz melihat performa Rossi yang justru memburuk dalam tiga balapan terakhir musim ini, serta tak bisa mengimbangi kecepatan Trio Spanyol.

    “Rossi sudah berada dalam masalah di akhir musim ini, bahkan andaikan dia tidak dijatuhi penalti (poin). Aku pikir dia tidak akan mampu mengimbangi kecepatan tiga besar pembalap terdepan”, nilai Schwantz.

    “Tengok kembali ketika Nicky Hayden bertarung dengannya di musim 2006, Rossi sudah punya banyak masalah di Valencia. Dia kesulitan untuk melaju lebih cepat di sana.”

    KOMENTAR