MotoGP Indonesia 2017: Pabrikan Motor Jangan Mau Enaknya Saja

    MotoGP Indonesia 2017: Pabrikan Motor Jangan Mau Enaknya Saja

    SHARE
    MotoGP Indonesia 2017: Pabrikan Motor Jangan Mau Enaknya Saja
    MotoGP Indonesia 2017: Pabrikan Motor Jangan Mau Enaknya Saja (Foto: HRC)

    MESINBALAP.com – Pabrikan sepeda motor macam Honda dan Yamaha disebut-sebut tak boleh cari enaknya saja dalam pelaksanaan MotoGP Indonesia 2017 yang akan digelar di Sentul. Karena kedua pabrikan Jepang ini dianggap yang paling diuntungkan dengan diadakannya event MotoGP di Indonesia, sebab imbasnya juga ke penjualan mereka.

    Honda sebagai market leader di pasar sepeda motor Indonesia diharapkan mau memberikan bantuan dalam bentuk apa saja terkait rencana MotoGP Sentul 2017. Begitu pula dengan Yamaha yang mengekor di belakang Honda dalam hal penjualan.

    “Produk sepeda motor yang paling unggul disini yakni Satu Hati (Honda) dan Yamaha. Masa kedua pabrikan itu tidak bisa memberikan bantuan”, kata Tinton Soeprapto, dilansir dari Kompas.

    Menurut pengelola sirkuit Sentul itu, kedua pabrikan Jepang jangan mau senangnya saja, apalagi terlalu membebankan persoalan ini kepada pemerintah RI. Intinya mereka diminta harus mau memberikan sumbangsih yang nyata, biar suatu saat nanti tidak ada yang merasa cuma jadi tukang sapunya Sentul saja.

    “Kami mohon pabrikan-pabrikan sepeda motor juga ikut berperan dalam pembangunan ini. Jangan mereka senang tapi suatu saat kita jadi tukang sapunya. Karena untuk membuat lancar butuh kemitraan yang professional. Jadi jangan dibebankan terlalu banyak kepada pemerintah”, sambung Tinton.

    Untuk masalah pendanaan, pemerintah dikabarkan masih kesulitan karena baru terkumpul Rp 5 miliar saja. Sementara dana yang dibutuhkan untuk menggelar MotoGP 2017 di Indonesia ditaksir bisa mencapai Rp 300 miliar, termasuk dana renovasi sirkuit Sentul dan membayar promotor MotoGP.

    KOMENTAR