Suzuki Marah Besar, Buru Pembocor Foto Satria FU Injeksi

    Suzuki Marah Besar, Buru Pembocor Foto Satria FU Injeksi

    SHARE
    Prototipe Suzuki Satria FU50 FI
    Prototipe Suzuki Satria FU50 FI (Laskar Suzuki)

    MESINBALAP.com – PT Suzuki Indomobil Sales 2W dikabarkan tengah memburu para pembocor foto Satria FU Injeksi dikarenakan belum saatnya wujudnya terekspos ke publik. Seperti diketahui bahwa beragam foto FU150 FI telah bocor ke publik sejak jauh-jauh hari, termasuk spy shots versi prototipenya.

    Dalam email yang diterima Mesinbalap, Rumah Produksi yang menggarap TV Comercial Suzuki (iklan) meminta penghapusan foto Satria FU Injeksi yang telah tersebar luas di banyak website/blog di internet. Oleh karena itu, penulis kemarin telah menghapus foto yang dimaksud.

    Mereka mengakui jika salah satu karyawannya telah melakukan kesalahan dan pelanggaran atas data hasil shooting FU Injeksi. Sebab foto FU Injeksi dikatakan belum boleh terekspos ke publik sampai launching iklan Suzuki Satria FU Injeksi pada bulan Januari 2016 mendatang.

    “Kami mengalami pelanggaran kerahasiaan data hasil shooting kami. Salah satu karyawan dari equipment house memotret hasil shooting kami, yaitu design motor Suzuki Satria yang baru”, bunyi email yang diterima Mesinbalap.

    “Orang tersebut sudah mengakui bahwa dia mengupload hasil foto dia dari monitor laptop ke halaman facebook dia, yang kemudian foto itu tersebar ke beberapa websites otomotif, termasuk website Anda.”

    “Kami memohon kerjasamanya untuk menghapus foto tersebut dari website anda, karena bentuk motor tersebut masih dirahasiakan untuk publik. Sekali lagi, saya mohon pengertiannya untuk membantu menghapus gambar gambar tersebut sampai launching iklan Suzuki Satria pada bulan January 2016.”

    Sekitar tahun-tahun sebelumnya, kasus serupa pernah terjadi gara-gara spy shots Honda CBR150R Lokal dan juga Yamaha R25 yang berujung sanksi pemecetan karyawan perusahan yang bersangkutan. Karena hal itu sama saja membocorkan rahasia perusahaan.

    Mengacu pada Undang-Undang No. 13 tahun 2003 pasal 158 ayat 1, “Pengusaha dapat memutuskan hubungan kerja terhadap pekerja/buruh dengan alasan pekerja/buruh telah melakukan kesalahan berat. Membongkar atau membocorkan rahasia perusahaan yang seharusnya dirahasiakan kecuali untuk kepentingan negara”.

    KOMENTAR