Gegara Deal Tak Terpenuhi Yudhistira Batal ke Honda Usai Jajal CBR600RR

    Gegara Deal Tak Terpenuhi Yudhistira Batal ke Honda Usai Jajal CBR600RR

    SHARE
    Yudhistira, Final ARRC 2015 (Foto: Kawasaki)
    Yudhistira, Final ARRC 2015 (Foto: Kawasaki)

    MESINBALAP.com – Ahmad Yudhistira santer dikabarkan batal pindah ke Honda alias menetap di Kawasaki. Ini sedikit lucu, lantaran Yudhis sudah ngetest Honda CBR600RR di sirkuit Chang international Thailand usai seri final ARRC beberapa waktu yang lalu.

    Nah ada apa gerangan? Tentu ini bagaikan disambat geledek di siang bolong. Sore kemarin laman Facebook ARRC pun mendapat konfirmasi resmi dari Astra Honda Racing terkait Yudhistira yang isinya adalah sebagai berikut:

    “Terkait pebalap Yudhistira, sebelumnya memang Yudhistira berencana menjadi bagian dari AHRT. Namun sayangnya rencana ini tidak bisa dilanjutkan. Kami memahami keputusan pribadi yang dibuat Yudhistira sebelum dimulainya program baru. Astra Honda menghargai keputusan tersebut dan tidak bermaksud mengubahnya. Kami berharap Yudhistira dapat meneruskan prestasi balapnya dimanapun dia berkarya.”

    Tambah aneh karena laman Welovehonda sendiri sudah memajang foto Yudhistira di artikelnya yang berjudul “TUTUP MUSIM BALAP INTERNASIONAL 2015, ASTRA HONDA RACING TEAM RAIH POSISI 3 TIM BALAP TERBAIK”.

    Yudhistira Honda

    Sebabnya menurut laman Maniak Motor, lantaran deal-deal yang diminta Yudhistira kemungkinan tidak dipenuhi oleh AHM. Yudhistira hijrah ke Honda karena ingin karir balap yang jauh lebih tinggi, seperti Moto2 misalnya. “Ya benar, Yudhis nggak jadi ke Honda”, kata Ibnu Sambodo kepada Maniak Motor.

    Sementara Honda nampaknya lebih berat ke Dimas Ekky, jadi Yudhistira mau tak mau harus menetap di ARRC dulu. Padahal dalam hal performa balap, Yudhistira jauh lebih ciamik dibanding Dimas Ekky.

    Namun, bos AHM Anggono Iriawan berkilah bahwa Yudhistira batal ke Honda itu karena alasan pribadi. “Rencana Yudhis ke AHM tidak dibisa dilanjutkan, karena alasan pribadi”, katanya.

    Lalu apa kata Yudhistira? “Saya punya pemikiran lain. Kawasaki telah banyak berivenstasi ke saya. Itu harus dibalas”, ujarnya, dilansir dari Maniak Motor.

    KOMENTAR