MotoGP Indonesia 2017 Bisa Batal Jika Persiapannya Meragukan

    MotoGP Indonesia 2017 Bisa Batal Jika Persiapannya Meragukan

    SHARE
    Marc Marquez & Jorge Lorenzo
    Marc Marquez & Jorge Lorenzo (Foto: HRC)

    MESINBALAP.com – Sejak beberapa hari belakangan rumor batalnya pelaksanaan MotoGP Indonesia 2017 kian meruncing dan menyebar luas. Tak lain gegara tulisan di salah satu situs berbahasa Jerman.

    Tak pelak rumor itu membuat publik merasa pesimis, ditambah kondisi sirkuit Sentul itu sendiri dan segala aspeknya yang masih jauh dari kata layak. Belum lagi soal kemacetan Indonesia, akses ke sirkuit dan masih banyak lagi cerita-cerita lainnya yang bisa bikin sesak napas kembang kempis.

    Namun, Indonesia masih yakin kalau Dorna Sports bakal memilih negara kita sebagai salah satu tuan rumah MotoGP 2017 nanti. Alasannya karena Dorna akan menambah 2 seri lagi pada musim 2017, dimana Indonesia dan Finlandia masuk dalam daftarnya.

    Kendati demikian kesempatan itu bisa hangus jika Indonesia tidak segera siap. Pasalnya ada beberapa negara yang siap menggeser posisi Indonesia pada 2017 mendatang. Hal itu diungkapkan oleh mantan Sekjen PP IMI Irawan Sucahyono kepada laman Dapurpacu.

    Marquez di Sentul
    Marquez di Sentul

    “Kan rencana Dorna pada 2017 seri-nya ditambah 2, belum kalau ada yang pull out, jadi bisa aja dua-duanya masuk. Di luar Finlandia, masih ada beberapa negara yang usaha juga, kalau Indonesia tidak siap mereka langsung ambil”, ujar Irawan Sucahyono.

    BACA: Dorna Bilang Jangan Khawatir, Indonesia Masih Salah Satu Kandidat MotoGP 2017

    Mantan Sekjen PP IMI itu menambahkan bahwa MotoGP Indonesia bisa batal beneran jika sampai tanggal 30 September 2016 nanti persiapan negara kita meragukan di mata Dorna.

    “Syarat syarat sebelum kontrak, cukup buat perencanaan dan jadwalnya yang disepakati. Setelah kontrak, kita harus segera mempersiapkan, akan selalu dievaluasi, sampai tanggal 30 September 2016, bila diragukan maka akan dibatalkan”, katanya kepada Dapurpacu.

    KOMENTAR