Ternyata Marquez Halangi Stoner Kembali ke Repsol Honda!!

    Ternyata Marquez Halangi Stoner Kembali ke Repsol Honda!!

    SHARE

    Ternyata Marquez Halangi Stoner Kembali ke Repsol Honda
    Ternyata Marquez Halangi Stoner Kembali ke Repsol Honda
    MESINBALAP.com – Masih ingat dengan kabar batalnya Casey Stoner menggantikan posisi Dani Pedrosa di MotoGP Austin dan Argentina musim lalu? Usut punya usut itu bukan kemauan Honda sendiri, melainkan ada figur lainnya yang menghalangi langkah Stoner.

    The Kurri Kurri Boy menuding Marquez telah menghalangi niatnya untuk menggantikan posisi Pedrosa ketika absen beberapa seri. Bahkan kru tim Marquez disebut-sebut sangat terancam jika Stoner sampai kembali membesut Honda RC213V, kendati hanya berstatus wildcard dengan Repsol Honda.

    “Di Honda aku hanya menjadi tester sesekali saja dan tidak memanfaatkan potensiku (sepenuhnya). Aku senang bekerja dengan orang-orang HRC tapi aku pikir Marc dan krunya merasa terancam olehku dan aku tidak tahu mengapa. Aku hanya kesana untuk menguji dan membantu”, ungkap Stoner kepada laman Motosprint.

    Pantas saja jika Stoner lebih memilih tawaran Ducati dan menolak perpanjangan kontrak dengan Honda. Mungkin Marquez takut jika Stoner mengganggu rencananya yang tengah berburu gelar juara dunia di musim lalu.

    Mantan rival terdekat Valentino Rossi itu mengatakan bahwa dirinya tak punya masalah dengan Honda maupun Wakil Presiden HRC, Shuhei Nakamoto yang memang terkenal dekat dengannya.

    Ketakutan Marquez Jika Stoner Kembali ke Repsol Honda
    Ketakutan Marquez Jika Stoner Kembali ke Repsol Honda

    “Aku sama sekali tidak merasa sakit hati dengan Honda dan aku sangat menghormati Shuhei Nakamoto. Sehingga hubungan kami akan baik-baik saja di masa mendatang”, sambung Casey.

    Keputusan Honda memilih Hiroshi Aoyama sebagai pengganti Pedrosa memang terlihat janggal. Aoyama bahkan hanya menjadi penggembira saja buat tim sebesar Repsol Honda, tidak lebih.

    “Aku merasa siap (menggantikan Pedrosa) di Austin. Nakamoto bilang dia menyesal dan itu sudah menjadi keputusannya. Tapi menurutku orang lain (Marquez) pasti sudah menekannya agar aku tidak ikut balapan”, pungkas Stoner.

    KOMENTAR