Sempat Ngikuti Cara Jualan Lapak Sebelah, Suzuki Akhirnya Tobat!!

    Sempat Ngikuti Cara Jualan Lapak Sebelah, Suzuki Akhirnya Tobat!!

    SHARE
    Suzuki GSX-RR, Yamaha YZR-M1 dan Honda RC213V (Suzuka Fan Day)
    Suzuki GSX-RR, Yamaha YZR-M1 dan Honda RC213V (Suzuka Fan Day)

    MESINBALAP.com – Suzuki akhirnya sadar dan ogah lagi untuk mengikuti cara jualan lapak sebelah. Siapa yang dimaksud lapak sebelah? Lha siapa lagi kalau bukan Honda dan Yamaha. Lapak sebelah = kompetitor!

    Suzuki tobat? Itu harus! Contohlah Kawasaki, mereka jadi satu-satunya pabrikan Jepang yang anti-mainstream di tanah air. Maksudnya tak latah ikutan jualan Honda maupun Yamaha. Namun, mereka seperti berusaha membentuk market sendiri.

    Disini paling banyak produk Kawasaki adalah dari lineup motorsport/naked dan off-road (trail). Bebek dan matic? Nyaris jarang bro, bahkan sekarang kasmin liat di website KMI pun tak ada tuhh matic sama bebeknya. Lha kemana emang bebeknya? Ke sawah tetangga kali. hahaha

    Hal itu secara tidak langsung membentuk image khas secara khusus ke Kawasaki. Sementara Honda dan Yamaha agaknya jualan motor dalam skala volume atau boleh dibilang menggenjot produksi sebanyak-banyaknya, lalu dijual ke pasar.

    “Dulu puluhan tahun membangun image balap, sekarang diambil tetangga”, kata bos Suzuki, Giri S Triatmojo, dilansir dari laman Otomotifnet.

    Honda RC213V vs Yamaha M1 vs Suzuki GSX-RR (Suzuka Fan Day)
    Honda RC213V vs Yamaha M1 vs Suzuki GSX-RR (Suzuka Fan Day)

    Suzuki pun mengaku sempat mengikut strategi kompetitor (Honda) dengan jalan perang “slogan irit”. Nyatanya Honda lah yang paling terkenal irit di mata sebagian besar konsumen Indonesia. Hal itu sudah tertanam di mindset konsumen sejak jaman dahulu kala.

    “Kita lari dari identitas kita, latah dengan promosi irit. Ternyata irit punya tetangga. Sementara kita punya diferensiasi yang jelas”, sambung Giri.

    “Waktu itu kita mengejar volume. Orang mencari kendaraan yang memiliki tingkat ekonomis tinggi. Kita pun ikut-ikut bikin lomba irit. Ternyata identitas irit milik tetangga”.

    Suzuki GSX-RR MotoGP
    Suzuki GSX-RR MotoGP

    Ingat Suzuki Smash? Dulu kan juga pakai slogan Si Gesit Irit. Sekarang Suzuki tak mau lagi mengikuti cara jualan kompetitor dan mengaku sudah kapok. “Kita sadar irit bukan milik kita. Walaupun Suzuki Nex lebih irit dari kompetitor, persepsi kencang, durabel dan irit tidak berkorelasi (dengan Nex)”, jelasnya.

    “Kami harus akui mereka bergerak cepat. Kita sudah 10 tahun melawan kompetitor dengan cara kompetitor. Sekarang tidak lagi. Tapi berusaha dengan market share yang nyaman, tak tergiur mengejar volume namun meninggalkan profit”.

    Jadi mulai sekarang Suzuki harus bangun ciri khas, kan itu yang membuat orang berkesan. Tapi jangan ciri khas “spare parts mahal” ya, Ampun deh. hahaha

    Sumber: Otomotifnet

    KOMENTAR