Tantang Honda Asimo, Yamaha Motobot V2.0 Targetkan Bisa Melaju Hingga 200 KM/Jam!

    Tantang Honda Asimo, Yamaha Motobot V2.0 Targetkan Bisa Melaju Hingga 200 KM/Jam!

    SHARE
    Motobot
    Motobot

    MESINBALAP.com – Memasuki tahap kedua dari pengembangan Motobot, Yamaha akhirnya berkolaborasi dengan SRI International (Stanford Research Institute). Kolaborasi tersebut diumumkan di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2016 dengan target yang sangat ambisius dari pabrikan Iwata.

    SRI yang merupakan lembaga penelitian nirlaba yang berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat itu akan membantu pengembangan Motobot versi 2.0. Yamaha punya roadmap yang jelas untuk development Motobot yakni tahun 2015 sebagai pengembangan awal, tahun 2017 pengembangan kedua dan tahun 2020 sebagai pengembangan final.

    Tak main-main, Motobot V2.0 dalam pengembangan keduanya ditargetkan mampu melaju hingga 200 km/jam (125 mph) di sirkuit balap. Oleh karena itu Yamaha memutuskan bekerjasama dengan Stanford Research Institute yang sudah lebih dari 40 tahun berpengalaman di dunia pengembangan robotik.

    “Mengembangkan pembalap motor humanoid merupakan upaya ambisius, itu sebabnya kami memutuskan bekerjasama dengan SRI International, salah satu R&D terhebat di Silicon Valley”, ucap Amish Parashar selaku bos Yamaha Motor Ventures & Laboratory Silicon Valley Inc.

    Motobot ditargetkan mampu head to head dengan robot canggih Honda Asimo bahkan Yamaha berambisi ingin mengalahkan Asimo. Tapi tak hanya itu, pasalnya Motobot juga ditargetkan harus sanggup melampaui lap time Valentino Rossi diatas kuda besi Yamaha M1 MotoGP.

    Roadmap Motobot: dari 2015 hingga 2020
    Roadmap Motobot: dari 2015 hingga 2020

    “Kami sangat gembira bisa berkolaborasi dengan Yamaha Motor di MOTOBOT agar memiliki dampak yang signifikan dan positif pada pengembangan kendaraan performa tinggi”, sahut Thomas P. Low selaku Direktur Asosiasi Robotik di SRI International.

    Yamaha menegaskan bakal meng-upgrade Motobot dengan beberapa sensor elektronik seperti GPS, IMU, dll. Motobot akan mengumpulkan pengetahuan yang lebih luas soal dinamika pengendara sepeda motor dan juga perilaku mesinnya. Tujuannya agar dia mampu mengambil keputusan sendiri saat melaju di trek balap dengan kecepatan 200 km/jam.

    “Di ajang CES, kami akan mendemonstrasikan seberapa jauh robot humanoid sudah cukup maju dalam hal efisiensi dan performa, dan bagaimana para pemimpin industri seperti Yamaha Motor bisa memanfaatkan robot untuk memecahkan tantangan bisnis, menciptakan keunggulan yang kompetitif dan mempercepat inovasi”, pungkas Thomas.

    KOMENTAR